Wednesday, February 19, 2014

ENERGI KEHIDUPAN REIKI UNTUK PENYEMBUHAN

Energi Rei disebut sebagai Higher Inteligence karena energi ini bersifat hidup dan menghidupkan. Inilah yang membedakan energi Rei dengan energi yang lain di alam semesta ini, seperti energi dari udara, energi matahari, atau energi bumi. Saat praktisi menyalurkan energi Rei ke dalam tubuh pasien lewat kedua telapak tangan, energi ini melacak sendiri penyakit atau permasalahan yang terdapat dalam tubuh fisik pasien. Metode penyembuhan Reiki tidak dapat disamakan dengan ilmu tenaga dalam yang lain, karena Reiki merupakan energi universal yang memiliki suatu tingkat kecerdasan yang tinggi jika digunakan dalam proses penyembuhan. Reiki dapat memenuhi semua tingkat kebutuhan pasien, baik fisik, psikis, mental maupun spiritual. Teknik penyembuhan ini bersifat cerdas, karena selain dapat melacak sendiri penyebab penyakit dalam tubuh pasien sekaligus menyembuhkannya, tetapi juga dapat mengerahkan energi secara lebih intensif (tidak over dosis) pada organ yang terganggu yang sangat membutuhkan energi Rei atau energi Ilahi. Seorang praktisi (penghusada) akan memiliki kemampuan dalam menyembuhkan setelah menerima attunement atau penyelarasan energi dari seorang Reiki Master yang telah memperoleh wewenang untuk itu. Dalam attunement seseorang Master akan memasukkan sejumlah simbol Reiki ke dalam diri praktisi. Dengan menerima proses ini praktisi Reiki akan senantiasa terbuka terhadap energi Reiki secara permanen seumur hidup. Praktisi yang telah mendapatkan attunement dijamin akan mampu menyalurkan energi secara otomatis dan energi itu bukan dari tubuhnya sendiri, tetapi energi alam semesta atau energi Ilahi yang masuk melalui jalur antakarana atau jalur energi. Karena itu, seorang praktisi atau penghusada tidak akan kehabisan tenaga karena ia hanya berfungsi sebagai pipa yang menyalurkan energi. Efek lain dari attunement atau penyelarasan adalah adanya pembersihan pada semua tubuh praktisi (fisik/eteris, emosional, mental dan spiritual). Semakin bersih tubuhnya semakin mudah dan lancar energi Rei melintasi tubuhnya dalam menyalurkan energi ini ke tubuh pasien. Perlu diingat bahwa tubuh praktisi hanya berfungsi sebagai pipa/saluran dalam penyembuhan. Dalam menyalurkan energi Ilahi kepada pasien praktisi harus percaya diri, karena keragu-raguan menyebabkan energi yang disalurkan itu tidak berjalan lancar dan tidak maksimal. Sesungguhnya seorang praktisi tidak perlu takut melakukan suatu kesalahan dalam penyembuhan, karena energi yang disalurkan itu bersifat cerdas. Reiki juga dikenal sebagai salah satu metode penyembuhan holistik. Dalam penyembuhan holistik, manusia dipandang tidak saja terdiri dari suatu tubuh fisik semata, melainkan tersusun dari perpaduan tubuh duniawi dan spiritual yang seluruhnya berjumlah 7 buah, yaitu: Tubuh Duniawi, yang terdiri atas tubuh fisik & eterik (dianggap satu kesatuan), tubuh emosi, dan tubuh mental. Sementara tubuh spiritual terdiri atas tubuh intuisi, tubuh atma, tubuh monad, dan tubuh Ilahi. Antara tubuh fisik dan tubuh-tubuh lainnya terdapat relasi yang sangat erat. Apabila tubuh fisik seseorang mengalami sakit, maka pada saat yang sama pula tubuh non-fisik yang terkait dengan tubuh fisik tersebut akan mengalami gangguan. Dengan suatu teknik holistik, maka seorang penyembuh holistik akan melakukan perbaikan di tubuh non-fisik tersebut agar selaras kembali, dimana selanjutnya secara cepat atau lambat tubuh fisik yang sakit berangsur pulih.

Program Guru Pembelajar 2016

Guru pembelajar merupakan program diklat Kemdikbud pasca UKG 2015 lalu dimana masih banyak nilai UKG nya yang di bawah standar. Istilah Guru...