Friday, February 21, 2014

METODE PENYEMBUHAN REIKI PADA RIBUAN TAHUN LAMPAU

Metode penyembuhan Reiki sesungguhnya sudah berusia ribuan tahun. Metode ini bahkan sudah dipraktekkan di Atlantis Kuno, sebuah kota legenda yang disebutkan dalam salah satu tulisan Plato. Dalam tulisan Plato disebutkan kota itu sudah hilang karena tenggelam. Kota ini adalah sebuah kota modern di jaman dahulu dan sudah mempelajari banyak ilmu, termasuk metode penyembuhan seperti Reiki yang kita kenal saat ini. Sejarah mencatat di kota ini hidup seorang Ascended Master yang bernama Saint Germain, seorang pemimpin Spritual, yang mengajarkan metode penyembuhan Reiki. Saat ini metode yang diajarkan oleh Ascended Master Saint Germain ini dikenal Shamballa Reiki. Pada saat Atlantis Kuno tenggelam Saint Germain dan pengikutnya hijrah ke Tibet Kuno. Di Tibet Kuno inilah dia mengajarkan metode penyembuhan dengan menyalurkan energi Ilahi lewat telapak tangan. Dia mengajarkan metode penyembuhan itu kepada Ascended Master Khutumi. Dan Khutumi inilah yang mengajarkan Kundalini Reiki kepada para Dalai Lama. Secara eterik para Ascended Master itu tetap hidup sampai saat ini. Di Tibet Kuno dulu, mereka mempraktekkan Reiki supaya bisa bertahan hidup dalam cuaca yang sangat dingin. Secara geografis Tibet Kuno terletak di sekitar daerah Pegunungan Himalaya. Di sana mereka berlatih untuk menyalakan Api Kundalini . Dengan menyalakan Api Kundalini , maka tubuh mereka menjadi hangat. Sekarang Reiki yang mereka praktekan di Tibet itu disebut Reiki Tummo. Dalam bahasa Tibet Tummo adalah “Api Suci”. Api inilah yang memberikan efek panas pada tubuh. Tetapi dampak yang lain, energi yang dihasilkan oleh Teknik Penyaluran Api Kundalini itu memberikan kemampuan seseorang menjadi sehat, dengan meletakkan telapak tangan pada bagian-bagian tubuh yang sakit. Itulah pada awal mulanya Reiki ini bisa ada di bumi.

Program Guru Pembelajar 2016

Guru pembelajar merupakan program diklat Kemdikbud pasca UKG 2015 lalu dimana masih banyak nilai UKG nya yang di bawah standar. Istilah Guru...