Thursday, May 29, 2014

Cakra Ajna

Cakra ajna berada  diantara alis mata anda, bertugas untuk mengendalikan dan memberikan energi kepada kelenjar hipofisi, kelenjar endokrin, dan sampai batas tertentu  memberikan energi pada otak. Cakra ini juga disebut sebagai cakra master/cakra utama karena ia mengatur dan mengendalikan cakra-cakra mayor  lainnya, serta kelenjar endokrin dan organ-organ vital yang terkait. Cakra ini juga memelihara mata, hidung, telinga, otak kecil, dan juga kelenjar pituitari atau pituitary gland[1]. Kelanjar pituitari ini disebut master gland  karena  mengatur  sistem kerja dari seluruh kelenjar tubuh yang lain.
Cakra ajna ini tembus depan belakang dan  bersifat horizontal. Begitu disalurkan energi, maka cakra ini langsung aktif dan memperbaiki bagian-bagian tubuh yang sakit, baik yang bersifat akut maupun yang bersifat kronis, sehingga  dalam waktu tertentu akan mengalami  pemulihan. Pemulihan itu terjadi, karena prinsip kerjanya memperbaiki sistem. Saat sistem diperbaiki, secara otomatis pada saat yang sama rasa hilang. Gangguan pada cakra ini akan bermanifestasi sebagai penyakit yang berkaitan pada kelenjar endokrin, seperti, gondok, diabetes mellitus, dan sebagainya. Pemberian energi pada cakra ini menyebaban seluruh tubuh diberi energi. Warna aura  yang dihasilkannya berwarna ungu.
Dalam tradisi Yoga,  cakra ini ditempatkan dalam kaitan dengan daya  pikir. Para yogis percaya cakra ini  merupakan tempat memandang sesuatu masalah. Inilah tempat suatu angan-angan/imajinasi dapat mewujud dalam kenyataan. Karena itu, dalam berpikir pada yogis berhati-hati karena apabila cakra ajna/agni sudah benar-benar kuat, maka apa yang dipikirkan bisa menjelma menjadi kenyataan.
Inilah cakra tempat terjadinya proses pengendalian pikiran melalui hipnosis. Yang paling merasuk kedalam cakra ini adalah dokrin yang berhubungan dengan bawah sadar/otak kecil manusia. Otak kecil dibagi menjadi dua. Otak kecil kanan dan otak kecil kiri. Banyak yang percaya otak kecil ini otak primitif, otak peninggalan zaman prasejarah sebelum otak besar berkembang. Bahkan otak kecil ini berhubungan dengan kesadaran universal. Perlu diingat otak kecil kanan berhubungan dengan hal-hal yang positif sedangkan otak kecil kiri cendrung bersifat negatif alias merusak. Dinilah pada master berhati-hati menaikkan atau memberi energi Kundalini  pada cakra ajna  jika energi tidak seimbang atau menumpuk di otak kecil kiri akan membawa orang tersebut ke arah kiri (bisa mencelakai sesama, merusak keseimbangan energi alam sekitarnya).
Jika anda sering bermeditasi dan berlatih dengan cakra ajna, maka emosi-emosi dari masa lalu akan dikeluarkan. Kadang bahagia, kadang sedih bercampur baur. Malah orang yang berbakat bisa melihat kejadian-kejadian masa lalu secara visual seperti sedang menonton televisi jika cakra ajna sudah kuat.
Di cakra ini jalur energi  yaitu jalur ida dan jalur pingala, yakni jalur yang mengatur pengalir energi panas dan dingin, mengalami persilangan.  Energi dari kanan mengalir ke kiri, sementara yang dari kiri ke kanan. Nah, di situlah  letak persilangan. Karena itu, kalau anda ingin melatih pewaskitaan (mata ketiga), maka anda bisa melihat gelombang energi. Tetapi pewaskitaan sebetulnya tidak terlalu penting, sebab itu adalah sebuah proses alami saja. Kenapa? Karena setelah anda melihat sesuatu, maka pertanyaan berikutnya apa yang anda inginkan dari penglihatan itu, apakah hanya sekedar melihat? Kalau anda melihat sesuatu, maka reaksi yang muncul adalah rasa senang atau rasa takut. Anda pasti merasa senang kalau melihat Tuhan atau para malaikat. Pada saat anda melihat malaikat, melihat Tuhan, maka anda  senang. Tetapi kalau melihat setan atau melihat muka orang yang rusak dan hancur secara energi, maka pertanyaan adalah apakah anda  senang untuk melihatnya. Jadi itu semua berproses secara alami, karena semua ada dalam diri anda.  Pada saat tertentu atau pada saat yang tepat penglihatan itu bermanfaat, tetapi kalau belum bermanfaat, maka biarkan saja. Namun, yang paling penting waskita bagi anda adalah sejauhmana waskita itu berguna untuk memberi solusi dalam kehidupan anda,  baik secara fisik maupun secara non fisik. (MM) artikel terkait

Program Guru Pembelajar 2016

Guru pembelajar merupakan program diklat Kemdikbud pasca UKG 2015 lalu dimana masih banyak nilai UKG nya yang di bawah standar. Istilah Guru...