Thursday, May 29, 2014

Cakra Mahkota

Cakra ini terletak di puncak kepala di tengah ubun-ubun. Cakra ini berfungsi mengendalikan dan memberikan energi kepada kelenjar pineal, otak dan seluruh kepala. Di cakra  inilah tempat masuknya jalur antakarana yang mengalirkan energi ilahi.   Energi yang mengalir melalui cakra ini bersifat desinfectan, sebagai pintu masuknya energi ilahi. Warna aura yang dihasilkannya berwarna putih elektrik, lembayung dan sampai tingkat yang sempurna berwarna emas.
Dalam tradisi India cakra mahkota disebut  cakra sahasrara. Nabi dan orang suci adalah orang-orang yang cakra sahasrara telah terbuka lebar, sehingga membuat mereka menjadi manusia yang telah maju pada zamannya. Pola berpikir mereka modern. Mereka memandang sangat jauh ke depan. Inilah efek dari terbukanya cakra sahasrara. Mereka dianggap “orang-orang aneh” karena kerangka berpikir mereka melampui zaman ketika mereka hidup. Mereka sering dianggap menyalahi pakem yang saat itu sedang berlaku. Lebih ekstrim lagi kadang-kadang mereka dibunuh karena pengetahuannya.
Ketika cakra sahasrara terbuka lebar, masuklah pengetahuan langit ke otak manusia. Ilmu pengetahuan langit ini kadang-kadang berada di otak manusia yang belum tertransformasikan atau belum terpicu energi dengan bagus. Sehingga ilmu tersebut tidak bisa diterima. Akibatnya ilmu pengetahuan ini hanya dianggap sebagai imajinasi yang mengada-ada atau dianggap sebagai bualan belaka. Seorang master menstransfer ilmu langit akan diterima berbeda dari masing-masing individu.
Dengan terbukanya cakra sahasrara, semua cakra di tubuh akan ikut aktif asalkan jalur energi cakra - cakra bersih. Semua atribut keilahian terdapat di cakra sahasrara. Pantas apabila cakra sahasrara mendapat julukan The Mother Of Cakra. Cakra ini dalam tradisi India  lebih dikenal sebagai bagian dari tiga serangkai cakra yaitu sahasrara, anahatta (cakra jantung), dan swadisthan (cakra seks). Jika salah satu dari ketiga cakra itu aktif yang lainnya ikut aktif.
Gangguan pasokan energi pada cakra mahkota akan  bermanifestasi sebagai penyakit yang berkaitan dengan kelenjar  pineal dan otak dan  berdampak sebagai penyakit fisik maupun psikologis. Ketika kelenjar pineal tidak aktif, anda akan mengalami sulit tidur yang mengakibatkan insomnia. Kelenjar pineal berada di tengah-tangah otak dan besarnya seperti kacang hijau. Kelenjar ini akan aktif bekerja setelah mendapatkan pasokan energi ilahi yang mengalir lewat cakra mankota.
Kelenjar pineal berfungsi  untuk menghasilkan hormon  melatonin. Hormon ini berfungsi sebagai obat bius alami, supaya otak bisa istirahat setelah sepanjang hari aktif bekerja. Saat otak dibius oleh hormon ini maka anda akan tidur pulas. Saat  hormon ini tidak ada maka otak anda dipacu untuk terus bekerja sehingga mengakibatkan kesulitan tidur. Kalau hormon melatonin ini diibaratkan dengan mesin, maka dia adalah mesin yang bekerja secara otomatis, dalam pengertian kalau dia bekerja maka secara otomatis anda langsung tidak sadar diri alias tidur pulas.
Kelenjar pineal ini juga mempunyai tugas yang sangat penting, yaitu mengatur seluruh sistem kerja otak. Gangguan sistem syaraf di otak dapat menyebabkan orang menjadi gila.  Gangguan itu muncul karena tidak ada energi yang memperbaiki dan memelihara sistem kerja otak.
Di otak juga terdapat jaringan-jaringan listrik yang bekerja secara otomatis. Gangguan pada jaringan listrik berdampak pada penyakit ayan. Tetapi dengan aktifnya kelenjar pineal setelah mendapat pasokan energi yang cukup di cakra mahkota, maka  lompatan-lompatan listrik yang tidak normal  dihilangkan, sehingga gangguan seperti penyakit ayan, sakit kepala, dan tidak bisa tidur bisa diatasi. (MM) artikel terkait

Program Guru Pembelajar 2016

Guru pembelajar merupakan program diklat Kemdikbud pasca UKG 2015 lalu dimana masih banyak nilai UKG nya yang di bawah standar. Istilah Guru...