Skip to main content

Cakra Sex

Terletak di tulang kemaluan. Fungsi utamanya adalah memelihara organ  reproduksi  seperti kelenjar gonad (yang menghasilkan sperma) pada laki-laki, kelenjar ovarium (penghasil sel telur atau indung telur) pada perempuan, kemudian juga memelihara kelenjar prostat pada laki-laki. Selain itu, cakra seks ini  juga memelihara saluran kencing.  Gangguan fungsi pada akra seks akan bermanifestasi sebagai penyakit yang berhubungan dengan seks. Cakra ajna, cakra tenggorokan dan cakra dasar juga mempunyai  pengaruh yang kuat pada cakra seks. Warna aura  yang dihasilkannya berwarna orange atau merah bata.
Gangguan pada alat reproduksi, misalnya sperma tidak cukup banyak atau mengalami masalah, boleh jadi pada awalnya memang ada gangguan pada cakra seks. Tetapi ada juga kerusakan-kerusakan sperma yang bersifat permanen, karena ada toksoplasma dalam sperma yang disebabkan virus. Gangguan seperti ini sulit untuk diterapi selama  toksonya masih  ada di dalam sperma itu. Karena itu harus dilakukan pengobatan medis, tidak hanya  terapi. Biasanya kalau tokso itu sudah  berada dalam sperma, maka dia sudah merusak sistem kerja sperma.
Kerusakan fisik lain di cakra seks juga termasuk pembesaran kelenjar prostat pada laki-laki, sementara pada perempuan bisa tumor atau kista, pendarahan pada waktu haid, atau gangguan pada sistem reproduksi, atau bisa juga ada infeksi pada saluran kencing.
Dalam paktek yang pernah kami  laku di lapangan, masalah prostat bisa diatasi dengan terapi Reiki selama tiga bulan. Tetapi itu belum dioperasi. Sedangkan untuk mereka yang sudah pasang kateter, terapinya membutuhkan waktu 6 hingga 9 bulan. Kateter bisa dilepas kembali, setelah kelenjar prostatnya sudah bekerja normal kembali. Dengan diterapi di cakra seks, fungsi cakra ini kembali aktif, dengan menormalkan kembali sistem kerja  organ-organ tubuh yang menjadi tanggung jawabnya. (MM) artikel terkait

Popular posts from this blog

Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Kurikulum 2013

B. KOMPETENSI INTI
Rumusan Kompetensi inti menggunakan notasi berikut ini.
1. Kompetensi Inti-1 (KI-1) untuk kompetensi inti sikap spiritual.
2. Kompetensi Inti-2 (KI-2) untuk kompetensi inti sikap sosial.
3. Kompetensi Inti-3 (KI-3) untuk kompetensi inti pengetahuan.
4. Kompetensi Inti-4 (KI-4) untuk kompetensi inti keterampilan.
Uraian tentang Kompetensi Inti untuk jenjang Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah Kelas IV adalah sebagai berikut.
1. Menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya.
2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya.
3. Memahami pengetahuan faktual denagn cara mengamati dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, di sekolah dan tempat bermain.
4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis, dalam gerakan yang mencerminkan …

Fungsi, Tujuan, dan Ciri-ciri Pembelajaran Tematik terpadu

Pembelajaran tematik terpadu berfungsi untuk memberikan kemudahan bagi peserta didik dalam memahami dan mendalami konsep materi yang tergabung dalam tema serta dapat menambah semangat belajar karena materi yang dipelajari merupakan materi yang nyata (kontekstual) dan bermakna bagi peserta didik.
Tujuan pembelajaran  tematik terpadu adalah:
a. mudah memusatkan perhatian pada satu tema atau topik tertentu;
b. mempelajari pengetahuan dan mengembangkan berbagai kompetensi muatan pelajaran dalam tema yang sama;
c. memiliki pemahaman terhadap materi pelajaran lebih mendalam dan berkesan;
d. mengembangkan kompetensi berbahasa lebih baik dengan mengkaitkan berbagai muatan pelajaran lain dengan pengalaman pribadi peserta didik;
e. lebih bergairah belajar karena mereka dapat berkomunikasi dalam situasi nyata, seperti bercerita, bertanya, menulis sekaligus mempelajari pelajaran yang lain;
f. lebih  merasakan manfaat dan makna belajar karena materi yang disajikan dalam konteks tema yang jelas;
g. guru  d…

Teknik Visualisasi Kreatif yang Benar

Motivasi Mindset - Visualisasi Kreatif adalah magic dalam arti sesungguhnya. Magic adalah memahami dan memposisikan diri selaras dengan prinsip-prinsip alam yang mengatur dan bekerja pada alam semesta, dan belajar untuk menggunakan prinsip-prinsip tersebut dengan cara sadar dan sekreatif mungkin.

Dengan memvisualisasikan kejadian, situasi, atau sebuah benda seperti mobil, rumah, kesehatan, kita menarik mereka kepada kita. Kita melihat apa yang kita inginkan dalam imajinasi dan ini akan terjadi. Ini seperti mimpi atau omong kosong. Tetapi sebenarnya ini adalah proses alami dari kekuatan pikiran (thoughts).

Bagaimana Creative Visualisasi Bekerja

Untuk memahami bagaimana Visualisasi Kreatif bekerja, adalah penting untuk melihat beberapa prinsip yang saling berhubungan:
Alam fisik adalah energi
Energi adalah magnet (energi sejenis akan menarik energi sejenis)
Bentuk fisik (physical energy) mengikuti ide (mental energy)
Apa pun yang kita berikan kepada alam semesta akan kembali kepada kita lagi

Em…