Skip to main content

Karakteristik Praktisi Reiki

Praktisi Reiki yang telah mendapatkan attunement dijamin akan mampu menyalurkan energi secara otomatis dan energi itu bukan dari tubuhnya sendiri, tetapi  energi alam semesta atau energi Ilahi yang masuk melalui jalur antakarana atau jalur energi. Karena itu, seorang praktisi atau penghusada tidak akan kehabisan tenaga karena   ia hanya berfungsi sebagai pipa yang menyalurkan energi.
Efek lain dari attunement atau penyelarasan adalah adanya pembersihan pada semua tubuh praktisi (fisik/eteris, emosional, mental dan spiritual). Semakin bersih tubuhnya semakin mudah dan lancar energi Rei melintasi tubuhnya  dalam menyalurkan energi ini ke tubuh pasien.
Perlu diingat bahwa tubuh praktisi  hanya berfungsi sebagai pipa/saluran dalam penyembuhan. Dalam menyalurkan energi Ilahi  kepada pasien praktisi harus percaya diri, karena keragu-raguan menyebabkan energi yang disalurkan itu tidak berjalan lancar dan tidak maksimal. Sesungguhnya seorang praktisi tidak perlu takut  melakukan suatu kesalahan dalam penyembuhan, karena energi yang disalurkan itu bersifat cerdas.
Reiki juga dikenal sebagai salah satu metode penyembuhan holistik. Dalam penyembuhan holistik, manusia dipandang tidak saja terdiri dari suatu tubuh fisik semata, melainkan tersusun dari perpaduan  tubuh duniawi  dan  spiritual yang seluruhnya berjumlah 7 buah, yaitu: Tubuh Duniawi, yang terdiri atas tubuh fisik & eterik (dianggap satu kesatuan), tubuh emosi, dan  tubuh mental.  Sementara tubuh spiritual terdiri atas  tubuh intuisi, tubuh atma, tubuh monad, dan tubuh Ilahi.
Antara tubuh fisik dan tubuh-tubuh lainnya terdapat  relasi yang sangat erat. Apabila tubuh fisik seseorang mengalami sakit, maka pada saat yang sama pula tubuh non-fisik yang terkait dengan tubuh fisik tersebut akan mengalami gangguan. Dengan suatu teknik holistik, maka seorang penyembuh holistik akan melakukan perbaikan di tubuh non-fisik tersebut agar selaras kembali, dimana selanjutnya secara cepat atau lambat tubuh fisik yang sakit berangsur pulih.
Sejak jaman dahulu kala manusia telah mengembangkan berbagai teknik penyembuhan holistik, dan pada umumnya memiliki karakteristik dasar yang sama, yaitu bekerja dan mempengaruhi sistem tubuh non-fisik. Berbagai teknik  yang cukup dikenal pada saat ini antara lain: Pranic Healing, Qi-Gong, Crysta Healing, Kahuna, dan masih banyak lagi. Perbedaan setiap teknik pada umumnya adalah proses penanganan energi yang berbeda walaupun energi yang dipergunakan adalah energi yang  relatif sama dan berasal dari sumber yang sama, yaitu alam semesta. (MM) baca artikel terkait

Popular posts from this blog

Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Kurikulum 2013

B. KOMPETENSI INTI
Rumusan Kompetensi inti menggunakan notasi berikut ini.
1. Kompetensi Inti-1 (KI-1) untuk kompetensi inti sikap spiritual.
2. Kompetensi Inti-2 (KI-2) untuk kompetensi inti sikap sosial.
3. Kompetensi Inti-3 (KI-3) untuk kompetensi inti pengetahuan.
4. Kompetensi Inti-4 (KI-4) untuk kompetensi inti keterampilan.
Uraian tentang Kompetensi Inti untuk jenjang Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah Kelas IV adalah sebagai berikut.
1. Menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya.
2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya.
3. Memahami pengetahuan faktual denagn cara mengamati dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, di sekolah dan tempat bermain.
4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis, dalam gerakan yang mencerminkan …

Fungsi, Tujuan, dan Ciri-ciri Pembelajaran Tematik terpadu

Pembelajaran tematik terpadu berfungsi untuk memberikan kemudahan bagi peserta didik dalam memahami dan mendalami konsep materi yang tergabung dalam tema serta dapat menambah semangat belajar karena materi yang dipelajari merupakan materi yang nyata (kontekstual) dan bermakna bagi peserta didik.
Tujuan pembelajaran  tematik terpadu adalah:
a. mudah memusatkan perhatian pada satu tema atau topik tertentu;
b. mempelajari pengetahuan dan mengembangkan berbagai kompetensi muatan pelajaran dalam tema yang sama;
c. memiliki pemahaman terhadap materi pelajaran lebih mendalam dan berkesan;
d. mengembangkan kompetensi berbahasa lebih baik dengan mengkaitkan berbagai muatan pelajaran lain dengan pengalaman pribadi peserta didik;
e. lebih bergairah belajar karena mereka dapat berkomunikasi dalam situasi nyata, seperti bercerita, bertanya, menulis sekaligus mempelajari pelajaran yang lain;
f. lebih  merasakan manfaat dan makna belajar karena materi yang disajikan dalam konteks tema yang jelas;
g. guru  d…

Teknik Visualisasi Kreatif yang Benar

Motivasi Mindset - Visualisasi Kreatif adalah magic dalam arti sesungguhnya. Magic adalah memahami dan memposisikan diri selaras dengan prinsip-prinsip alam yang mengatur dan bekerja pada alam semesta, dan belajar untuk menggunakan prinsip-prinsip tersebut dengan cara sadar dan sekreatif mungkin.

Dengan memvisualisasikan kejadian, situasi, atau sebuah benda seperti mobil, rumah, kesehatan, kita menarik mereka kepada kita. Kita melihat apa yang kita inginkan dalam imajinasi dan ini akan terjadi. Ini seperti mimpi atau omong kosong. Tetapi sebenarnya ini adalah proses alami dari kekuatan pikiran (thoughts).

Bagaimana Creative Visualisasi Bekerja

Untuk memahami bagaimana Visualisasi Kreatif bekerja, adalah penting untuk melihat beberapa prinsip yang saling berhubungan:
Alam fisik adalah energi
Energi adalah magnet (energi sejenis akan menarik energi sejenis)
Bentuk fisik (physical energy) mengikuti ide (mental energy)
Apa pun yang kita berikan kepada alam semesta akan kembali kepada kita lagi

Em…