Thursday, May 29, 2014

Mindset Salah Ayah dengan Bayi

1. Tidak dibutuhkan bayi.
FAKTA: Bayi tidak hanya butuh ibu untuk menyusu. Marcus Jacob Goldman, MD  dalam bukunya The Joy of Fatherhood menegaskan bahwa ayah juga berperan saat proses menyusui. Misalnya menggendong sambil menunggu ibu bersiap untuk menyusui.

2. Tidak  tahu cara merawat anak.
FAKTA: “Ibu sebenarnya tidak perlu khawatir, karena kenyataannya ayah memiliki naluri sama seperti ibu untuk merawat anak,”  jelas
Dr. Henry Cloud dan Dr. John Townsend dalam buku mereka, Raising The Great Children.  Ayah hanya perlu belajar dan terbiasa dengan peran barunya.

3. Punya pola asuh yang sama dengan ayahnya dahulu.
FAKTA: Menjadikan ayah sebagai role model tidak ada yang salah. Namun, ayah modern akan mencari role model lain untuk mendapatkan pola asuh terbaik dari yang terbaik. 

4. Tidak akan mampu konsentrasi dengan karirnya bila ia penuh perhatian dengan anak.
FAKTA: Masih menurut Dr. Cloud dan Dr. Townsend dalam buku Raising The Great Children, ayah masa kini sangat menikmati perannya sebagai ayah. Peran ini termasuk salah satu cara untuk meningkatkan status pria, selain kesuksesan dalam karir. Bahkan anak bisa menjadi motivasi untuk mencapai karir yang ideal.

5. Tidak mau mengorbankan pekerjaannya meski demi anak.
FAKTA: Anggapan ayah akan dipandang negatif bila harus keluar dari pekerjaannya demi keluarga sudah tidak berlaku. Sekarang, bila karir istri lebih maju, kenapa tidak ayah berganti peran. Menurut Koray Tanfer dalam bukunya The Meaning of Fatherhood, banyak pekerjaan di rumah yang bisa dilakukan oleh ayah.  (MM) artikel kesehatan lainnya

Program Guru Pembelajar 2016

Guru pembelajar merupakan program diklat Kemdikbud pasca UKG 2015 lalu dimana masih banyak nilai UKG nya yang di bawah standar. Istilah Guru...