Skip to main content

Perbedaan Karyawan dan Pengusaha/Pebisnis

Ini adalah perbedaan antara karyawan dengan pengusaha/pebisnis yang memang ada yang akan dialami oleh setiap individunya, dan itu tidak bisa dianggap benar/salah, berikut uraiannya:

MODAL
Modal dasar seorang karyawan biasanya IJAZAH. Prosesnya dimulai ketika ia merasa memiliki kebutuhan, baik itu uang, harga diri, maupun gengsi. Seorang dgn gelar tertentu (S1, S2, dst) tentunya agak gengsi kalau ia diketahui tidak memiliki pekerjaan, maka ia tawarkan ijazahnya ke perusahaan. Pengalaman ? ya menentukan juga, tapi pasti ada posisi-posisi yang tidak mewajibkan pengalaman. Tergantung perusahaan. Tapi pastinya, kalau ingin menjadi karyawan tanpa gelar sekolahan, jangan berharap banyak dapat gaji besar. Calon karyawan, kalau tidak berhasil masuk ke suatu perusahaan biasa melamar ke perusahaan lain.
Sementara modal seorang pengusaha/pebisnis adalah KENEKATAN. Kenapa bukan KEBERANIAN ? Karena jadi pebisnis tidak hanya butuh keberanian, tapi gak perlu nekat. Pemikiran akan bisnis biasanya dimulai dari adanya PELUANG.

PROSES
Ingin menjadi karyawan prosesnya rata2 sama. Sekolah dulu – Bikin surat lamaran – melamar kerja – serangkaian proses interview – mulai bekerja. Sederhana. Sabar aja sampai mendapatkan perusahaan dan gaji yang cocok. Tapi dijamin, hampir 100% orang yang baru lulus sekolah tidak muluk-muluk digaji besar.
Ingin menjadi pengusaha/pebisnis, prosesnya sangat panjang. Ketika anda mulai berbisnis, seseorang masih malu mengklaim bahwa dia adalah /PENGUSAHA/PEBISNIS. Modal minim dan seadanya.  Banyak pebisnis yang ketika mulai berbisnis bahkan tidak punya uang sama sekali. (MM) artikel bisnis lainnya

Popular posts from this blog

Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Kurikulum 2013

B. KOMPETENSI INTI
Rumusan Kompetensi inti menggunakan notasi berikut ini.
1. Kompetensi Inti-1 (KI-1) untuk kompetensi inti sikap spiritual.
2. Kompetensi Inti-2 (KI-2) untuk kompetensi inti sikap sosial.
3. Kompetensi Inti-3 (KI-3) untuk kompetensi inti pengetahuan.
4. Kompetensi Inti-4 (KI-4) untuk kompetensi inti keterampilan.
Uraian tentang Kompetensi Inti untuk jenjang Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah Kelas IV adalah sebagai berikut.
1. Menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya.
2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya.
3. Memahami pengetahuan faktual denagn cara mengamati dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, di sekolah dan tempat bermain.
4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis, dalam gerakan yang mencerminkan …

Fungsi, Tujuan, dan Ciri-ciri Pembelajaran Tematik terpadu

Pembelajaran tematik terpadu berfungsi untuk memberikan kemudahan bagi peserta didik dalam memahami dan mendalami konsep materi yang tergabung dalam tema serta dapat menambah semangat belajar karena materi yang dipelajari merupakan materi yang nyata (kontekstual) dan bermakna bagi peserta didik.
Tujuan pembelajaran  tematik terpadu adalah:
a. mudah memusatkan perhatian pada satu tema atau topik tertentu;
b. mempelajari pengetahuan dan mengembangkan berbagai kompetensi muatan pelajaran dalam tema yang sama;
c. memiliki pemahaman terhadap materi pelajaran lebih mendalam dan berkesan;
d. mengembangkan kompetensi berbahasa lebih baik dengan mengkaitkan berbagai muatan pelajaran lain dengan pengalaman pribadi peserta didik;
e. lebih bergairah belajar karena mereka dapat berkomunikasi dalam situasi nyata, seperti bercerita, bertanya, menulis sekaligus mempelajari pelajaran yang lain;
f. lebih  merasakan manfaat dan makna belajar karena materi yang disajikan dalam konteks tema yang jelas;
g. guru  d…

Teknik Visualisasi Kreatif yang Benar

Motivasi Mindset - Visualisasi Kreatif adalah magic dalam arti sesungguhnya. Magic adalah memahami dan memposisikan diri selaras dengan prinsip-prinsip alam yang mengatur dan bekerja pada alam semesta, dan belajar untuk menggunakan prinsip-prinsip tersebut dengan cara sadar dan sekreatif mungkin.

Dengan memvisualisasikan kejadian, situasi, atau sebuah benda seperti mobil, rumah, kesehatan, kita menarik mereka kepada kita. Kita melihat apa yang kita inginkan dalam imajinasi dan ini akan terjadi. Ini seperti mimpi atau omong kosong. Tetapi sebenarnya ini adalah proses alami dari kekuatan pikiran (thoughts).

Bagaimana Creative Visualisasi Bekerja

Untuk memahami bagaimana Visualisasi Kreatif bekerja, adalah penting untuk melihat beberapa prinsip yang saling berhubungan:
Alam fisik adalah energi
Energi adalah magnet (energi sejenis akan menarik energi sejenis)
Bentuk fisik (physical energy) mengikuti ide (mental energy)
Apa pun yang kita berikan kepada alam semesta akan kembali kepada kita lagi

Em…