Skip to main content

Beberapa Peran Kepala Sekolah

Peran Kepala Sekolah sebagai Administrator
Kepala sekolah berperan sebagai tenaga administrasi sekolah. Berdasarkan petunjuk administrasi sekolah dasar administrasi sekolah meliputi: administrasi program pengajaran, administrasi kemuridan dan administrasi keuangan  (1983:1). Selaras dengan administrasi sekolah tersebut sebagaimana dijelaskan oleh Mendiknas (2007:27) bahwa pengelolaan administrasi sekolah meliputi:
1) Pengelolaan Administrasi Kesiswaaan
Yang termasuk administrasi kesiswaan adalah:
a) Administrasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).
b) Buku klaper, yaitu  daftar  siswa  berdasarkan  urutan abjad.  Buku klaper ini dipergunakan setiap siswa masuk dan siswa yang keluar.
c) Buku induk siswa, setiap murid baru masuk dicatat dimasukkan pada buku induk siswa.
d) Buku Rapor, merupakan laporan hasil belajar siswa.
e) Buku leger, untuk mencatat hasil nilai ujian akhir sekolah.
f) Buku Kepribadian siswa, untuk mencatat perkembangan kepribadian siswa.
g) Bank Data siswa.
2) Adminitrasi pembelajaran.
Administrasi pembelajaran ini meliputi:
a) Prota dan promes
b) Silabus
c) Rencana Pelaksanan Pembelajaran (RPP)
d) Analisis hasil evaluai belajar
e) Perbaikan dan Pengayaan
3) Administrasi sarana prasarana.
Administrasi sarana dan prasarana, meliputi
a) Program pengadaan sarana dan prasarana.
b) Inventarisasi sarana dan prasarana.
c) Berita Acara penghangusan sarana prasarana.
Adminstrasi keuangan.
Adminmsitrasi keuangan Sekolah Dasar, meliputi :
a) RAPBS
b) SPJ Penggunaan Keuangan sekolah
c) Buku Kas Umum (BKU)
d) Buku Kas Pembantu (BKP)
Administrasi layanan khusus pendidikan.
Administrasi layanan khusus ini meliputi :
a) Layanan Perpustakaan
b) Layanan Kesehatan
c) Layanan Keamanan
Peran Kepala Sekolah sebagai supervisor
Kepala sekolah wajib melaksanakan supervisi terhadap semua guru dalam melaksanakan pembelajaran. Untuk itu, kepala sekolah perlu mengambil langkah-langkah sebagai berikut:
1) Menyusun program supervise. Dalam menyusun program supervisi ini diharapkan semua guru diprogram atau dijadwal pelaksanaan supervisi, minimal setiap dua bulan sekali guru disupervisi.
2) Menyiapkan instrumen supervisi dan perangkat supervisi lainnya.
3) Guru senior perlu diberi tugas untuk melaksanakan supervisi kepada guru lain.
4) Kepala sekolah dan atau guru senior wajib melaksanakan supervisi tindak lanjut.
Peran kepala sekolah sebagai Leader
Kepala sekolah berperan sebagai pemimpin. Seorang pemimpin setidak-tidaknya menggunakan ajaran Ki Hadjar Dewantoro, yaitu: Ing ngarso sung tuladha, Ing madya bangun karso, dan Tut Wuri Handayani.
Kepala sekolah sebagai seorang pemimpin diharapkan memiliki kepribadian  (kemampuan)  yang tinggi, rasa tanggung jawab yang besar, komitmen tinggi, dan memiliki  rasa tanggung jawab yang hebat, dan mampu menjabarkan serta melaksanakan pengelolaan yang berkualitas (Depdiknas, 2007:51).
Kepala sekolah berperan sebagai inovator
Kepala sekolah harus berani mengadakan pembaharuan. Utamanya pembaharuan dalam bidang pendidikan. Di samping itu kepala sekolah siap melaksanakan pembaharuan-pembaharuan.
Peran kepala sekolah sebaga motivator
Kepala sekolah harus mampu memberikan dorongan dan semangat kepada guru-guru dan staf lainnya. Dengan memberi dorongan ini akan menghasilkan sekolah yang maju, dan bermutu. Dari paparan hal peran kepala sekolah tersebut kinerja kepala sekolah akan nampak. (MM) baca artikel terbaik lainnya 

Popular posts from this blog

Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Kurikulum 2013

B. KOMPETENSI INTI
Rumusan Kompetensi inti menggunakan notasi berikut ini.
1. Kompetensi Inti-1 (KI-1) untuk kompetensi inti sikap spiritual.
2. Kompetensi Inti-2 (KI-2) untuk kompetensi inti sikap sosial.
3. Kompetensi Inti-3 (KI-3) untuk kompetensi inti pengetahuan.
4. Kompetensi Inti-4 (KI-4) untuk kompetensi inti keterampilan.
Uraian tentang Kompetensi Inti untuk jenjang Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah Kelas IV adalah sebagai berikut.
1. Menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya.
2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya.
3. Memahami pengetahuan faktual denagn cara mengamati dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, di sekolah dan tempat bermain.
4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis, dalam gerakan yang mencerminkan …

Fungsi, Tujuan, dan Ciri-ciri Pembelajaran Tematik terpadu

Pembelajaran tematik terpadu berfungsi untuk memberikan kemudahan bagi peserta didik dalam memahami dan mendalami konsep materi yang tergabung dalam tema serta dapat menambah semangat belajar karena materi yang dipelajari merupakan materi yang nyata (kontekstual) dan bermakna bagi peserta didik.
Tujuan pembelajaran  tematik terpadu adalah:
a. mudah memusatkan perhatian pada satu tema atau topik tertentu;
b. mempelajari pengetahuan dan mengembangkan berbagai kompetensi muatan pelajaran dalam tema yang sama;
c. memiliki pemahaman terhadap materi pelajaran lebih mendalam dan berkesan;
d. mengembangkan kompetensi berbahasa lebih baik dengan mengkaitkan berbagai muatan pelajaran lain dengan pengalaman pribadi peserta didik;
e. lebih bergairah belajar karena mereka dapat berkomunikasi dalam situasi nyata, seperti bercerita, bertanya, menulis sekaligus mempelajari pelajaran yang lain;
f. lebih  merasakan manfaat dan makna belajar karena materi yang disajikan dalam konteks tema yang jelas;
g. guru  d…

Teknik Visualisasi Kreatif yang Benar

Motivasi Mindset - Visualisasi Kreatif adalah magic dalam arti sesungguhnya. Magic adalah memahami dan memposisikan diri selaras dengan prinsip-prinsip alam yang mengatur dan bekerja pada alam semesta, dan belajar untuk menggunakan prinsip-prinsip tersebut dengan cara sadar dan sekreatif mungkin.

Dengan memvisualisasikan kejadian, situasi, atau sebuah benda seperti mobil, rumah, kesehatan, kita menarik mereka kepada kita. Kita melihat apa yang kita inginkan dalam imajinasi dan ini akan terjadi. Ini seperti mimpi atau omong kosong. Tetapi sebenarnya ini adalah proses alami dari kekuatan pikiran (thoughts).

Bagaimana Creative Visualisasi Bekerja

Untuk memahami bagaimana Visualisasi Kreatif bekerja, adalah penting untuk melihat beberapa prinsip yang saling berhubungan:
Alam fisik adalah energi
Energi adalah magnet (energi sejenis akan menarik energi sejenis)
Bentuk fisik (physical energy) mengikuti ide (mental energy)
Apa pun yang kita berikan kepada alam semesta akan kembali kepada kita lagi

Em…