Skip to main content

Cara Memotivasi Diri Sendiri

Jangan terlalu lama berada dalam zona negatif dan motivasi yang turun terus menerus. Anda harus dapat mengidentifikasi dan mulai melakukan strategi untuk mengubah mood dan kembali membangkitkan motivasi Anda. Beberapa caranya:
Hindari Orang dan Lingkungan yang Negatif
Kita mungkin pernah menemukan pribadi-pribadi di lingkungan kita yang kerap mengeluh, mengkritik, menceritakan hal-hal negatif mengenai orang lain dan sampai membuat kita sendiri merasa lelah mendengarkannya. Jika setiap hari kita mendengarkan hal tersebut, besar kemungkinan energi kita habis hanya untuk menyerap informasi yang negatif pula.
Hidup manusia layaknya spons. Jika kita letakkan spons ke air yang kotor, maka ketika kita tekan spons tersebut, maka air kotor yang akan menetes. Sebaliknya jika kita masukkan spons ke air yang bersih, maka air bersih yang akan menetes dari spons. Di mana Anda letakkan kehidupan Anda saat ini? Dengan siapa Anda bersosialisasi selama ini? Coba cek, apa yang Anda bicarakan selama makan siang bersama rekan kerja lainnya. Apakah pembicaraan Anda lebih banyak nilai manfaatnya untuk diri Anda atau justru Anda lebih banyak membicarakan orang lain, mengeluh, mengomentari hal negatif dan bergosip ria mengenai orang lain?
Sebuah pepatah pernah mengatakan, "Lingkungan Anda menciptakan Anda". Jika seseorang kerap berada dalam lingkungan yang negatif, maka kemungkinan bagi orang tersebut untuk terkontaminasi jauh lebih besar dibandingkan orang-orang yang berkumpul dengan yang positif. Presiden Fox News Channel, Roger Ailes pernah berkata "The single most important thing you can do in business is to stay away from negative people. If you listen to them, you'll get migraine. You'll never get anywhere". Satu hal yang terpenting yang dapat Anda lakukan dalam bisnis adalah menjauhi orang yang negatif. Jika Anda mendengarkan mereka, Anda akan sakit kepala. Anda tidak akan kemana-mana.
Menggunakan Kosa Kata yang Positif
Kata-kata yang kita gunakan saat berkomunikasi atau bicarakan dalam hati memberikan pengaruh yang sangat signifikan bagi hidup kita.
"Malas, bosan, capek, benci, bodoh", adalah sebagian kata-kata yang menurut beberapa ahli mampu mempengaruhi semangat seseorang. Untuk menjaga agar tetap positif, mari kita belajar mengurangi kata-kata yang negatif dan perbanyak kosa kata yang positif. Mulai hari ini dan seterusnya, mari bersama-sama kita melatih diri untuk mengucap syukur karena masih ada pekerjaan, mengucap syukur karena masih dipercaya untuk menyelesaikan beberapa tugas. Apa yang keluar dari mulut kita mempengaruhi semangat kita.
Kontrol Diri Anda
Seberat apapun dan sesulit apapun situasi yang dihadapi, sikap mental kita ditentukan oleh kita sendiri. Jika orang lain keras terhadap kita, jangan sampai hal tersebut membuat Anda menjadi down selamanya. Sikap kita tidak ditentukan faktor luar, melainkan kita sendiri. (MM) baca artikel terbaik lainnya

Popular posts from this blog

Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Kurikulum 2013

B. KOMPETENSI INTI
Rumusan Kompetensi inti menggunakan notasi berikut ini.
1. Kompetensi Inti-1 (KI-1) untuk kompetensi inti sikap spiritual.
2. Kompetensi Inti-2 (KI-2) untuk kompetensi inti sikap sosial.
3. Kompetensi Inti-3 (KI-3) untuk kompetensi inti pengetahuan.
4. Kompetensi Inti-4 (KI-4) untuk kompetensi inti keterampilan.
Uraian tentang Kompetensi Inti untuk jenjang Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah Kelas IV adalah sebagai berikut.
1. Menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya.
2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya.
3. Memahami pengetahuan faktual denagn cara mengamati dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, di sekolah dan tempat bermain.
4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis, dalam gerakan yang mencerminkan …

Fungsi, Tujuan, dan Ciri-ciri Pembelajaran Tematik terpadu

Pembelajaran tematik terpadu berfungsi untuk memberikan kemudahan bagi peserta didik dalam memahami dan mendalami konsep materi yang tergabung dalam tema serta dapat menambah semangat belajar karena materi yang dipelajari merupakan materi yang nyata (kontekstual) dan bermakna bagi peserta didik.
Tujuan pembelajaran  tematik terpadu adalah:
a. mudah memusatkan perhatian pada satu tema atau topik tertentu;
b. mempelajari pengetahuan dan mengembangkan berbagai kompetensi muatan pelajaran dalam tema yang sama;
c. memiliki pemahaman terhadap materi pelajaran lebih mendalam dan berkesan;
d. mengembangkan kompetensi berbahasa lebih baik dengan mengkaitkan berbagai muatan pelajaran lain dengan pengalaman pribadi peserta didik;
e. lebih bergairah belajar karena mereka dapat berkomunikasi dalam situasi nyata, seperti bercerita, bertanya, menulis sekaligus mempelajari pelajaran yang lain;
f. lebih  merasakan manfaat dan makna belajar karena materi yang disajikan dalam konteks tema yang jelas;
g. guru  d…

Teknik Visualisasi Kreatif yang Benar

Motivasi Mindset - Visualisasi Kreatif adalah magic dalam arti sesungguhnya. Magic adalah memahami dan memposisikan diri selaras dengan prinsip-prinsip alam yang mengatur dan bekerja pada alam semesta, dan belajar untuk menggunakan prinsip-prinsip tersebut dengan cara sadar dan sekreatif mungkin.

Dengan memvisualisasikan kejadian, situasi, atau sebuah benda seperti mobil, rumah, kesehatan, kita menarik mereka kepada kita. Kita melihat apa yang kita inginkan dalam imajinasi dan ini akan terjadi. Ini seperti mimpi atau omong kosong. Tetapi sebenarnya ini adalah proses alami dari kekuatan pikiran (thoughts).

Bagaimana Creative Visualisasi Bekerja

Untuk memahami bagaimana Visualisasi Kreatif bekerja, adalah penting untuk melihat beberapa prinsip yang saling berhubungan:
Alam fisik adalah energi
Energi adalah magnet (energi sejenis akan menarik energi sejenis)
Bentuk fisik (physical energy) mengikuti ide (mental energy)
Apa pun yang kita berikan kepada alam semesta akan kembali kepada kita lagi

Em…