Skip to main content

Delapan Standar Komponen Akreditasi Sekolah Dasar



I. STANDAR ISI

1. KTSP
2. Pengembangan kurikulum
3. 7 Prinsip Pelaksaan Kurikulum
4. Silabus, RPP
5. Pengembangan diri/ekskul
6. Program OSIS dan ekskul
7. BK (Bimbingan Konseling)
8. KKM (Kriteria Ketuntasan Minimum)
9. Minggu efektif
II. STANDAR PROSES
1. Pengembangan Silabus
2. RPP Silabus mapel
3. Notulen rapat
4. Daftar nilai guru
5. Tahun pelajaran
6. Supervisi kunjungan kelas
7. Tindak lanjut hasil pengantar preses pembelajaran (oleh kepsek)

III. STANDAR KOMPETENSI LULUSAN (SKL)

1. Nilai UN dan rata-ratanya
2. Absensi tadarus, sholat jumat, Dhuha, dll
3. Pokja TOGA (tanaman Obat), Peternakan, perikanan
4. Foto setiap kegiatan sekolah
5. LDKS, pesantren Ramadhan, Isra`mi`raj, Maulid
6. OSN, Kopetensi, Jambore Nasioanal, Persami
7. Englis club, sains club, KIR
8. Mading, cerpen, baca puisi, drama
9. Piagam Penghargaan Guru mapun siswa
10.SKHUN, Ijazah, sertifikat

IV. STANDAR TENAGA PENDIDIK

1. Ijazah guru dan TU
2. SK Pembagian tugas Oleh Kepala Sekolah
3. Absensi guru dan Karyawan
4. Notulen raker, rapat dinas, briefing, rapat orang tua
5. Prosentase Kelulusan siswa
6. piagam diklat/perpus
7. Home Visit, KonslingIndividu, BK, konferensi khusus

V. STANDAR SARANA PRASARANA

1. Surat/Sertifikasi Tanah
2. Denah Lokasi sekolah/peta
3. Surat IMB (Izin Mendirikan Bangunan)
4. Set Plan (RKS-Rencana Kerja Sekolah)
5. Daftar Iventaris buku, barang, alat-alat, dll

VI. STANDAR PENGOLAHAN

1. Visi & misi sekolah
2. Kurikulum dan kelengkapannya
3. RENTRA
4. DOkumen 9 K
5. Stuktur Organisasi sekolah
6. Dekumen PPDB, UH, UTS, UAS, US, UN
7. Sertifikat Seminar, Workshop, penataran, diklat
8. Program leb IPA, Komputer, IPS
9. Dokumen Kemitraan : Komite, LPIA, Puskesmas
10.Tata tertib Siswa
11.Monitoring dari pengawas/pejabat berwenang
12.Panitia Akreditasi

VII. STANDAR PEMBIAYAAN

1. RKAS
2. Dokomen Sarpras
3. SPJ (Surat Pertanggungjawaban)

VIII. STANDAR PENILAIAN PENDIDIKAN

1. Teknik penilaian
2. Analisis hasil Penilaian
3. Remedial/Pengayaan
4. Nilai UH, UTS, UU, UAS,UP
5. Kriteria kenaikan kelas (kelulusan)
6. Dekumen Penyerahan SKHUN, Ijazah
7. % Kelulusan
8. Nilai rata-rata UH, UTS, Uu, UN, UAS,UP
(MM) baca artikel terbaik lainnya

Popular posts from this blog

Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Kurikulum 2013

B. KOMPETENSI INTI
Rumusan Kompetensi inti menggunakan notasi berikut ini.
1. Kompetensi Inti-1 (KI-1) untuk kompetensi inti sikap spiritual.
2. Kompetensi Inti-2 (KI-2) untuk kompetensi inti sikap sosial.
3. Kompetensi Inti-3 (KI-3) untuk kompetensi inti pengetahuan.
4. Kompetensi Inti-4 (KI-4) untuk kompetensi inti keterampilan.
Uraian tentang Kompetensi Inti untuk jenjang Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah Kelas IV adalah sebagai berikut.
1. Menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya.
2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya.
3. Memahami pengetahuan faktual denagn cara mengamati dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, di sekolah dan tempat bermain.
4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis, dalam gerakan yang mencerminkan …

Fungsi, Tujuan, dan Ciri-ciri Pembelajaran Tematik terpadu

Pembelajaran tematik terpadu berfungsi untuk memberikan kemudahan bagi peserta didik dalam memahami dan mendalami konsep materi yang tergabung dalam tema serta dapat menambah semangat belajar karena materi yang dipelajari merupakan materi yang nyata (kontekstual) dan bermakna bagi peserta didik.
Tujuan pembelajaran  tematik terpadu adalah:
a. mudah memusatkan perhatian pada satu tema atau topik tertentu;
b. mempelajari pengetahuan dan mengembangkan berbagai kompetensi muatan pelajaran dalam tema yang sama;
c. memiliki pemahaman terhadap materi pelajaran lebih mendalam dan berkesan;
d. mengembangkan kompetensi berbahasa lebih baik dengan mengkaitkan berbagai muatan pelajaran lain dengan pengalaman pribadi peserta didik;
e. lebih bergairah belajar karena mereka dapat berkomunikasi dalam situasi nyata, seperti bercerita, bertanya, menulis sekaligus mempelajari pelajaran yang lain;
f. lebih  merasakan manfaat dan makna belajar karena materi yang disajikan dalam konteks tema yang jelas;
g. guru  d…

Teknik Visualisasi Kreatif yang Benar

Motivasi Mindset - Visualisasi Kreatif adalah magic dalam arti sesungguhnya. Magic adalah memahami dan memposisikan diri selaras dengan prinsip-prinsip alam yang mengatur dan bekerja pada alam semesta, dan belajar untuk menggunakan prinsip-prinsip tersebut dengan cara sadar dan sekreatif mungkin.

Dengan memvisualisasikan kejadian, situasi, atau sebuah benda seperti mobil, rumah, kesehatan, kita menarik mereka kepada kita. Kita melihat apa yang kita inginkan dalam imajinasi dan ini akan terjadi. Ini seperti mimpi atau omong kosong. Tetapi sebenarnya ini adalah proses alami dari kekuatan pikiran (thoughts).

Bagaimana Creative Visualisasi Bekerja

Untuk memahami bagaimana Visualisasi Kreatif bekerja, adalah penting untuk melihat beberapa prinsip yang saling berhubungan:
Alam fisik adalah energi
Energi adalah magnet (energi sejenis akan menarik energi sejenis)
Bentuk fisik (physical energy) mengikuti ide (mental energy)
Apa pun yang kita berikan kepada alam semesta akan kembali kepada kita lagi

Em…