Friday, June 13, 2014

Karakteristik dan Prinsip PTK Penelitian Tindakan Kelas

Sebagai paradigma sebuah penelitian tersendiri, jenis PTK memiliki karakteristik yang relatif agak berbeda jika dibandingkan dengan jenis penelitian yang lain, misalnya penelitian naturalistik, eksperimen survei, analisis isi, dan sebagainya. Jika dikaitkan dengan jenis penelitian yang lain PTK dapat dikategorikan sebagai jenis penelitian kualitatif dan eksperimen. PTK dikatagorikan sebagai penelitian kualitatif karena pada saat data dianalisis digunakan pendekatan kualitatif, tanpa ada perhitungan statistik. Dikatakan sebagai penelitian eksperimen, karena penelitian ini diawali dengan perencanaan, adanya perlakuan terhadap subjek penelitian, dan adanya evaluasi terhadap hasil yang dicapai sesudah adanya perlakuan. Ditinjau dari karakteristiknya, PTK setidaknya memiliki karakteristik antara lain: (1) didasarkan pada masalah yang dihadapi guru dalam instruksional; (2) adanya kolaborasi dalam pelaksanaannya; (3) penelitian sekaligus sebagai praktisi yang melakukan refleksi; (4) bertujuan memperbaiki dan atau meningkatkan kualitas praktek instruksional; (5) dilaksanakan dalam rangkaian langkah dengan beberapa siklus.
Prinsip Penelitian Tindakan Kelas
Agar penelitian memperoleh informasi atau kejelasan yang lebih baik dan benar tentang penelitian tindakan, maka perlu kiranya memahami berbagai prinsip-prinsip dalam penelitian tindakan. Pemahaman yang baik tentang prinsip-prinsip penelitian tindakan kelas akan membantu penelitian tindakan kelas menjadi bermutu. Di sisi lain peneliti akan mudah dalam melakukan penelitian tindakan kelas. Diantara prinsip-prinsip penelitian tindakan adalah :
Kegiatan Nyata dalam Situasi Rutin tanpa ada kesan mengganggu kegiatan yang selama ini telah dilakukan. Dengan adanya penelitian tindakan tanpa mengubah kerja rutinitas maka, dimungkinkan hasilnya akan baik, tetapi jika suasana rutin diganti dengan waktu atau suasana yang lain maka penelitian diragukan akan berhasil dengan baik. Artinya adalah penelitian tindakan kelas tidak perlu membutuhkan waktu khusus, karena hal itu akan menganggu proses pembelajaran yang sudah dilakukan secara rutin, di sisi lain, kalau sampai terjadi guru melakukan penelitian tindakan berulang-ulang maka akan menggangggu dan merepotkan kepala sekolah. Penelitian tindakan kelas hendaknya berhubungan dengan profesinya sebagai seorang guru.
Adanya Kesadaran Diri Untuk Memperbaiki Kinerja. Penelitian tindakan kelas hendaknya didasari keinginan untuk sesuatu yang lebih baik. Penelitian yang akan dilakukan hendaknya mempunyai arah dan tujuan yang pasti terutama dalam upaya memperbaiki kenarja dalam pembelajaran. Dan upaya untuk menuju yang lebih baik hendaknya dilakukan secara terus menerus. Di sisi lain, penelitian tindakan kelas hendaknya dilakukan tanpa unsur paksaan, atau terpaksa melakukan penelitian tersebut. Artinya adalah dalam melakukan penelitian tindakan kelas,  guru menyadari ada kekurangan dalam dirinya.
.Upaya Empiris Sistematis.  Prinsip ini adalah aplikasi dari prinsip SWOT, jika seorang guru telah melakukan penelitian tindakan kelas, hendaknya mengikuti prinsip-prinsip dan sistemik, empirik. Di samping itu guru hendaknya memperhatikan prinsip-prinsip penelitian tindakan. selain itu, peneliti hendaknya memahami pembelajaran sebagai sebuah system, sehingga akan mempudah dalam proses keterkaitan antara prinsip-prinsip, empiris dan sistemik berhubungan dengan keseluruhan sistem. (MM) baca artikel terbaik lainnya

Program Guru Pembelajar 2016

Guru pembelajar merupakan program diklat Kemdikbud pasca UKG 2015 lalu dimana masih banyak nilai UKG nya yang di bawah standar. Istilah Guru...