Kinerja Kepala Sekolah

A. Kinerja Kepala Sekolah
kinerja kepala sekolah adalah kemapuan untuk melaksanakan pekerjaan atau tugas yang dimiliki kepala sekolah dalam menyelesaikan suatu pekerjaan di sekolah yang dipimpin (Depdiknas, 2007:5). Dalam melaksanakan pekerjaan atau tugas yang dimiliki kepala sekolah nampak pada dua segi, yaitu peran kepala sekolah dan tugas pokok dan fungsi kepala sekolah.

B. Ukuran Keberhasilan Kinerja Kepala Sekolah
Sebagaimana dijelaskan di atas, bahwa keberhasilan kinerja kepala sekolah dapat ditinjau dari dua segi , yaitu peran Kepala Sekolah dan  tugas pokok dan fungsi kepala sekolah. Dua segi tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut:
1. Peran Kepala Sekolah
Peran kepala sekolah sebagaimana diungkapkan di depan, bahwa peran kepala sekolah meliputi tujuh macam, yaitu (1). Peran kepala sekolah sebagai educator, (2). Manajer, (3). Administrator, (4). Supervisor, ( 5). Leader, (6). Inovator, dan (7). Motivator. Ketujuh peran kepala sekolah tersebut secara rinci dapat dijelaskan sebagai berikut:
a. Peran Kepala Sekolah sebagai Educator
Kepala sekolah dikatakan beperan sebagai educator apabila kepala sekolah melaksanakan perannya sebagai guru yang baik. Guru yang baik adalah guru yang dapat menjadi contoh guru-guru lain dalam melaksanakan pembelajaran. Kepala sekolah wajib mengajar atau memberi pelajaran kepada siswa. minimal 6 jam pelajaran tiap minggunya.  Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, dinyatakan pada Bab IV Standar Proses pasal 19 sampai dengan pasal 24 (2005:13) telah dituangkan tugas pokok guru, yaitu:
1) Guru  menyusun  program  pembelajaran  tahunan (prota) dan program pembelajaran semester (promes).
2) Menyusun silabus semua pelajaran yang diajarkan.
3) Menyusun  Rencana  Pelaksanaan  Pembelajaran (RPP). Dalam menyusun RPP sekurang-kurangnya memuat tujuan pembelajaran, materi ajar, metode pengajaran, sumber belajar, dan penilaian hasil belajar.
4) Melaksanakan pembelajaran, dalam satu minggu minimal 6 jam pelajaran.
5) Melaksanakan evalusi hasil belajar.
6) Melakukan tindak lanjut atau mengalisis hasil evaluasi belajar, berupa perbaikan dan pengayaan.
b. Peran kepala sekolah sebagai Manager
Peran kepala sekolah sebagai manager adalah kemampuam kepala sekolah dalam mengelola SDM di sekolah. Terdapat 4 prinsip dasar yang harus dipegang kepala sekolah (Depdiknas, 2007:24), yaitu:
1) Dalam  mengembangkan  sekolah,  SDM  adalah komponen paling berharga.
2) SDM akan berperan secara optimal jika dikelola dengan baik sehingga  mendukung  tercapainya  tujuan  institusional/standar kompetensi.
3) Kultur dan suasana organisasi di sekolah, serta perilaku manajerial kepala sekolah dangat berpengaruh terhadap pencapaian tujuan pengembangan sekolah.
4) Manajemen SDM di sekolah pada prinsipnya mengupayakan agar setiap warga (guru, staf administrasi, siswa, orang tua, dan yang terkait) dapat bekerja sama saling mendukung untuk mencapai tujuan institusional/standar kompetensi.
Penataan manajemen yang baik, rapi, terkoordinir, dan berkelanjutan, akan memberikan kontribusi yang berarti terhadap peningkatan mutu layanan sekolah secara keseluruhan. Manajemen dalam pengelolaan TK/SD, dapat digolongan dua bagian, yaitu:
1) Manajemen sekolah
Manajemen sekolah adalah upaya kepala TK/SD dalam  mengelola dan meningkatkan mutu layanan sekolah. Untuk itu, tindakan kepala sekolah adalah:
a) Pendataan,  data  yang  lengkap  dan  akurat  tentang siswa, guru, sarana prasarana, prestasi hasil belajar.
b) Menyusun program sekolah, baik program jangka pendek, jangka, menengah, maupun jangka panjang. Dalam menyusun  program  sekolah  ini  kepala  sekolah membuat rencana strategis atau Renstra.
c) Menyusun Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja sekolah (RAPBS) bersama-sama dengan guru dan komite sekolah
2) Manajemen Kelas.
Manajemen kelas berkaitan dengan kegiatan pembelajaran, misalnya: data kelas, daftar hadir siswa, daftar nilai, bank data, dan sebagainya.  (MM) baca artikel terbaik lainnya

Popular posts from this blog

Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Kurikulum 2013

Fungsi, Tujuan, dan Ciri-ciri Pembelajaran Tematik terpadu

Teknik Visualisasi Kreatif yang Benar