Sunday, June 1, 2014

Lambang dan Kegiatan Koperasi

Lambang Koperasi

Makna lambang koperasi adalah sebagai berikut :
a. Rantai melambangkan persahabatan yang kokoh.
b. Gigi roda melambangkan usaha / karya yang terus-menerus dari golongan koperasi.
c. Padi dan kapas melambangkan kemakmuran rakyat yang diusahakan dan yang akan dicapai oleh koperasi.
d. Timbangan melambangkan keadilan sosial bagi semua anggota.
e. Bintang dan perisai melambangkan Pancasila sebagai landasan idiil koperasi.
f. Pohon beringin melambangkan sifat kemasyarakatan berkepribadian Indonesia yang kokok dan berakar.
g. Tulisan koperasi Indonesia melambangakan kepriadian koperasi rakyat Indonesia.
i. Warna merah putih melambangkan sifat nasional koperasi.
Lambang koperasi tersebut diciptakan oleh Suwamin dan diresmikan pada tanggal 12 Juli 1947 bertepatan dengan berdirinya koperasi Indonesia.

Kegiatan Koperasi

Kegiatan koperasi dibagi menjadi 2, yaitu antara lain :
1. Kegiatan Koperasi yang Ada di Lingkungan Kita
Koperasi di Indonesia merupakan organisasi ekonomi rakyat yang berwatak sosial. Artinya, kegiatan koperasi selalu mengutamakan kepentingan anggotanya pada khususnya dan masyarakat pada umumnya. Kegiatan setiap koperasi berbeda-beda disesuaikan dengan jenis koperasi. Misalnya, kegiatan koperasi kredit atau koperasi simpan pinjam adalah menerima simpanan dan memberi pinjaman atau kredit kepada para anggotanya. Pinjaman tersebut digunakan untuk menambah modal kerja koperasi.
Selain itu, kegiatan koperasi menunjukkan sebagai kegiatan yang dilaksanakan oleh semua koperasi. Kegiatan ini meliputi besarnya penentuan simpanan koperasi, penyusunan Rencana Anggaran Pendapatan (RAP), pelaksanaan RAP oleh pengurus dibantu karyawan dan dikontrol oleh pengawas selama satu tahun buku dibawa pengontrol pengawas. Pada acara RAT tersebut merupakan wujud kedaulatan anggota yakni pemberian SHU, penemuan pemilihan kepengurusan atau pengawas baru. Semuanya dipertanggungjawabkan kepada anggota. Sebelumnya, didahului pelaksanaan rapat membahas RAP untuk setahun kedepan.
a. Kegiatan Koperasi Sekolah
Koperasi Sekolah adalah koperasi yang didirikan di lingkungan sekolah. Koperasi sekolah beranggotakan seluruh warga sekolah yang terdiri atas para siswa, guru, dan karyawan sekolah. Kegiatan koperasi sekolah, misalnya menyediakan keperluan para warga sekolah, misalnya buku tulis, alat-alat tulis, buku-buku pelajaran, bahkan seragam sekolah. Selain itu, para siswa juga dapat menabung di koperasi sekolah dengan cara melaksanakan simpanan sukarela.
Koperasi sekolah dibentuk dengan persetujuan rapat yang dihadiri oleh para siswa, guru, kepala sekolah, dan karyawan sekolah. Dalam rapat tersebut juga disusun peraturan-peraturan yang berlaku pada koperasi sekolah. Koperasi sekolah diusahakan dan diurus oleh para siswa. Adapun pengurus koperasi sekolah adalah para siswa dan dibimbing oleh para guru.
Setiap koperasi memerlukan modal dasar. Modal koperasi diperoleh dari simpanan dari anggotanya dan mungkin juga pinjaman dari sekolah yang bersangkutan. Simpanan para anggota koperasi sekolah berupa simpanan pokok, simpanan wajib, dan simpanan sukarela.
Oleh karena kegiatan koperasi sekolah merupakan kegiatan berjual beli, pastilah mendapatkan keuntungan. Keuntungan tersebut disisihkan dan dikenal dengan sebutan Sisa Hasil Usaha (SHU).
Dengan adanya koperasi di sekolah, siswa dapat dengan mudah memenuhi kebutuhan sekolah. Selain itu, siswa di didik untuk bertanggung jawab, dibiasakan berlaku setia kawan terhadap sesama siswa, dan berlatih berorganisasi.
b. Kegiatan Koperasi Unit Desa (KUD)
Macam-macam Koperasi Unit Desa yang ada, misalnya KUD petani, KUD nelayan, KUD susu, KUD tahu tempe, dan KUD kerajinan. Oleh karena Koperasi Unit Desa merupakan koperasi serba usaha, maka kegiatan Koperasi Unit Desa juga bermacam-macam. Kegiatan-kegiatan tersebut sebagai berikut :
1) Menggiatkan usaha simpanan para anggotanya secara teratur.
2) Memberikan pinjaman untuk memajukan dan mengembangkan usaha para anggotanya.
3) Menyediakan sarana pertanian seperti bibit, obat-obatan pembasmi hama, pupuk, dan alat-alat pertanian.
4) Memberikan bimbingan cara bertani, usaha peternakan, maupun usaha perikanan.
5) Memberikan bimbingan cara memasarkan hasil pertanian, peternakan, maupun perikanan.
Sama dengan jenis koperasi lainnya, anggota Koperasi Unit Desa juga diwajibkan membayar simpanan wajib dan simpanan pokok sebagai modal usaha Koperasi Unit Desa. Setiap tahun anggota Koperasi Unit Desa juga mendapatkan Sisa Hasil Usaha (SHU) sebagai keuntungan koperasi.
2. Kegiatan Koperasi yang Ada di Negara Kita
a. Kegitan Kopersi Simpan Pinjam (Koperasi Kredit)
Koperasi simpan pinjam adalah kooperasi yang bergerak dalam simpan pinjam anggota. Simpanan anggota didapat dari iuran bulanan. Dari simpanan ini, koperasi memberikan pinjaman kepada para anggota dengan bunga rendah, syarat ringan, dan angsuran ringan. Koperasi simpan pinjam disebut juga koperasi kredit.
b. Kegiatan Koperasi Produsen
Koperasi produsen adalah koperasi yang anggotanya terdiri atas para produsen. Koperasi ini memproduksi dan menampung hasil produksi dari para anggota, serta menjualnya secara bersama-sama. Contohnya koperasi tahu tempe (Primkopti), koperasi peternak susu sapi perah, dan koperasi batik Indonesia.
c. Kegiatan Koperasi Konsumen
Koperasi konsumen adalah koperasi yang mengusahakan barang-barang kebutuhan sehari-hari untuk para anggotanya. Misal, kegiatan pertokoan, dan lain-lain.
d. Kegiatan Koperasi Jasa
Koperasi jasa adalah koperasi yang memberi pelayanan atau jasa kepada para anggotanya. Misalnya adalah koperasi jasa pengurusan STNK, BPKB, dan pembayaran rekening (listrik, PAM, dan telepon)
e. Kegiatan Koperasi Pemasaran
Koperasi pemasaran adalah koperasi yang menyalurkan barang-barang untuk keperluan produksi para anggotanya dan menyalurkan hasil produksinya.
f. Kegiatan Koperasi Pegawai Negeri
Koperasi Pegawai Negeri adalah koperasi yang beranggotakan pegawai negeri. Koperasi ini menyediakan berbagai barang kebutuhan para pegawai negeri tersebut. KPN tedapat di masing-masing unit kantor milik pemerintah.

Peranan Koperasi.
Koperasi memiliki peranan antara lain :
a. Membantu meningkatkan kesejahteraan rakyat.
b. Menyelenggarakan kehidupan ekonomi secara demokratis.
c. Menambah penghasilan rakyat.
d. Membantu kualitas pendidikan rakyat.
e. Menciptakan dan memperluas lapangan kerja.
Pengelolaan bersama ini dilakukan para anggota koperasi itu sendiri. Modal usaha didapatkan dari anggota dan akan kembali juga ke para anggota. (MM) baca artikel terkait

Program Guru Pembelajar 2016

Guru pembelajar merupakan program diklat Kemdikbud pasca UKG 2015 lalu dimana masih banyak nilai UKG nya yang di bawah standar. Istilah Guru...