Friday, June 20, 2014

Medan Energi Manusia

Medan energi yang berhubungan dengan tubuh manusia telah berhasil diukur dengan alat seperti electroencephalograph (EEG), electrocardiograph (EKG) dan superconducting quantum interference device (SQUID, magnetometer yang amat sensitif). Secara ilmilah medan energi pada tubuh manusia ini disebut sebagai bio energi. Pada saat ini, bio energi seluruh tubuh manusia telah dapat dicetak diatas selembar kertas dengan menggunakan sebuah alat berupa kamera yang dihubungkan dengan sebuah komputer dan sebuah printer. Sudah terdapat beberapa institusi yang menyewakan alat tersebut di Jakarta sehingga anda dapat mengetahui bio energi tubuh anda dengan biaya yang tidak terlalu mahal.
Sementara para penyembuh baik penyembuh Prana maupun penyembuh Reiki menamakannya sebagai aura. Aura hanya dapat dilihat oleh seseorang yang mempunyai kemampuan khusus atau biasa disebut sebagai indera keenam atau ESP (Extra Sensory Perception) dan ada pula yang menamakannya HSP (Higher Sense Perception). Tingkat keakuratan pembacaan aura amat tergantung dari tingkat kemampuan ESP pembaca aura yang bersangkutan. Pada dasarnya hasil pembacaan aura dengan ESP mempunyai korelasi yang kuat dengan hasil pengu-kuran bio energi.
Hasil studi kasus pada medan bio energi menunjukan bahwa dari kelemahan pada medan bio energi dapat meramalkan penyakit fisik yang akan diderita dikemudian hari dan bahwa perubahan pola energi dan kekuatan medan energi selalu berubah-ubah sesuai dengan keadaan psikologi seseorang. Hasil dari sebuah riset menunjukan bahwa terdapat hubungan langsung antara frekwensi dan pola gelombang energi pada permukaan tubuh dengan warna-warna spesifik yang dilihat oleh pembaca aura yang menggunakan ESP. Pada kasus ini, untuk setiap warna yang terbaca berhubungan dengan bentuk gelombang yang spesifik dan pola energi tertentu.
Medan energi manusia atau aura merupakan kendaraan manusia yang membawa energi. Medan energi manusia merupakan stuktur matrik energi darimana sel-sel tumbuh atau dengan kata lain medan energi terbentuk lebih dahulu sebelum tubuh fisik terbentuk. Fenomena hantu anggota tubuh mendukung pendapat ini. Hantu anggota tubuh muncul ketika seseorang yang kehilangan salah satu anggota tubuhnya ternyata masih dapat merasakan adanya anggota tubuh yang telah hilang tersebut.
Salah seorang pasien yang mengalami efek hantu anggota tubuh secara terus menerus merasakan kakinya yang hilang terikat dibelakang tubuhnya maka setiap ia duduk ia merasakan duduk diatasnya. Jika dilihat dengan HSP ternyata Medan aura anggota tubuh pasien yang telah diamputasi tersebut menekuk kebelakang persis pada posisi yang dirasakan oleh pasien tersebut. Kemudian penyembuh berkonsutasi dengan ahli bedah yang mengamputasi pasien tersebut. Ternyata ahli bedah mengikat kaki pasien tersebut pada posisi tersebut pada saat operasi. Setelah medan aura tangan yang diamputasi tersebut diluruskan pada posisi berjalan yang normal, gejala tersebut hilang.
Ini berarti struktur energi anggota tubuh yang hilang tetap berada disana maka dapat disimpulkan medan energi terbentuk lebih dahulu sebelum tubuh fisik terbentuk. Ini secara fundamental berbeda dengan pendapat banyak periset ilmiah. Mereka berpendapat bahwa medan energi ini memancar dari tubuh fisik. Jika medan energi tersebut terbukti ada sebelum tubuh fisik, ini menunjukan bahwa pada suatu saat kita dapat meregenerasi anggota tubuh yang hilang. (MM) baca artikel terbaik lainnya

Program Guru Pembelajar 2016

Guru pembelajar merupakan program diklat Kemdikbud pasca UKG 2015 lalu dimana masih banyak nilai UKG nya yang di bawah standar. Istilah Guru...