Skip to main content

Mendapatkan Energi dari Kamar Tidur

Beberapa kiat di bawah ini dapat membantu Anda untuk menata kamar tidur agar sesuai fungsinya sebagai ruang istirahat yang nyaman dan memberikan energi baru.
Posisi tempat tidur disarankan tidak berhadapan dengan pintu masuk atau pintu kamar mandi atau berada di samping pintu masuk. Salah satu yang menjadi alasan kuat adalah hempasan angin akibat buka atau tutup pintu mendorong aliran energi terlalu kuat dapat menimbulkan tekanan stress atau sakit kepala.
Tempat tidur harus bersandar pada dinding solid. Tempat tidur dengan posisi menggantung di tengah ruangan mencerminkan kehidupan atau emosi yang tidak stabil.
Kamar tidur dengan banyak jendela tidak disarankan. Hal ini akan membuat aliran energi positif yang kita butuhkan menjadi terlalu cepat sehingga tidak dapat mengalir dengan baik atau bahkan tidak sempat mengisi ruangan kamar tidur. Hendaknya, buatlah jendela kamar tidur secukupnya dan posisikan pada samping kiri dan kanan tempat tidur Anda. Jendela di belakang tempat tidur juga tidak dianjurkan karena akan menimbulkan efek yang sama dengan posisi tempat tidur yang menggantung tanpa sandaran yang solid.
Hindari cermin yang berhadapan dengan tempat tidur atau pintu masuk. Bila di kamar tidur terdapat cermin, posisikanlah di area bebas yang tidak memantulkan tempat tidur atau badan kita saat berbaring. Hal ini disebabkan karena sifat cermin yang memantulkan energi dapat mengakibatkan mimpi buruk, tidur tidak tenang dan tubuh tidak mendapatkan energi baru. Begitu juga dengan posisi cermin yang berhadapan dengan pintu masuk, maka akan memantulkan energi positif yang akan masuk ke kamar tidur.
Hindari palang atau kolom dari beton atau kayu yang diposisikan di atas atau samping tempat tidur. Palang atau kolom adalah simbolisasi beban berat karena memiliki fungsi dasar untuk menopang struktur bangunan. Bila tempat tidur berada di bawah palang beton atau diapit oleh kolom, hal tersebut mengindikasikan banyaknya beban hidup yang harus ditopang dan dapat mengakibatkan tingkat stress yang tinggi dan sakit kepala yang berkepanjangan.
Warna nuansa kamar juga merupakan bagian yang tidak kalah penting. Aplikasikan warna-warna yang mendukung unsur diri (dan pasangan) untuk menciptakan suasana yang nyaman dan tidak melemahkan unsur diri Anda (dan pasangan). Untuk mencari tahu penggunaan warna yang tepat bagi Anda, temukan informasinya pada artikel Warna Keberuntungan Sesuai Pribadi Anda.
Bila menyukai poster atau lukisan sebagai penghias ruangan, pilihlah gambar-gambar yang memotivasi atau sesuatu yang mencerminkan harapan dalam kehidupan. Hindari poster atau lukisan yang mencerminkan kesedihan, kesendirian dan yang berbau kekerasan.
Saat tidur, biasakan untuk mematikan lampu atau menggunakan lampu tidur yang redup seperti cahaya lilin. Sebaliknya, pada saat beraktivitas, gunakan lampu yang bercahaya terang sebagai lampu utama yang menerangi kamar.Tutup rapat pintu kamar, pintu lemari, dan pintu kamar mandi (bila ada kamar mandi dalam kamar). Hal ini terkait dengan kebersihan, pemeliharaan energi positif kamar tidur, dan menciptakan kedamaian serta ketenangan tidur Anda.
Kenyamanan dan bunga tidur (mimpi) adalah kunci apakah kamar tidur memiliki energi yang baik atau tidak. Kurang lebih sepertiga waktu akan dihabiskan di kamar tidur. Kesempatan ini merupakan ruang di mana tubuh beristirahat, meremajakan dan mengembalikan energi setelah menjalankan aktifitas sehari-hari. Di lain pihak, otak mulai berproses atas pemahaman pengalaman tersebut dan masuk ke alam bawah sadar kita melalui media mimpi. (MM) baca artikel terbaik lainnya

Popular posts from this blog

Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Kurikulum 2013

B. KOMPETENSI INTI
Rumusan Kompetensi inti menggunakan notasi berikut ini.
1. Kompetensi Inti-1 (KI-1) untuk kompetensi inti sikap spiritual.
2. Kompetensi Inti-2 (KI-2) untuk kompetensi inti sikap sosial.
3. Kompetensi Inti-3 (KI-3) untuk kompetensi inti pengetahuan.
4. Kompetensi Inti-4 (KI-4) untuk kompetensi inti keterampilan.
Uraian tentang Kompetensi Inti untuk jenjang Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah Kelas IV adalah sebagai berikut.
1. Menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya.
2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya.
3. Memahami pengetahuan faktual denagn cara mengamati dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, di sekolah dan tempat bermain.
4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis, dalam gerakan yang mencerminkan …

Fungsi, Tujuan, dan Ciri-ciri Pembelajaran Tematik terpadu

Pembelajaran tematik terpadu berfungsi untuk memberikan kemudahan bagi peserta didik dalam memahami dan mendalami konsep materi yang tergabung dalam tema serta dapat menambah semangat belajar karena materi yang dipelajari merupakan materi yang nyata (kontekstual) dan bermakna bagi peserta didik.
Tujuan pembelajaran  tematik terpadu adalah:
a. mudah memusatkan perhatian pada satu tema atau topik tertentu;
b. mempelajari pengetahuan dan mengembangkan berbagai kompetensi muatan pelajaran dalam tema yang sama;
c. memiliki pemahaman terhadap materi pelajaran lebih mendalam dan berkesan;
d. mengembangkan kompetensi berbahasa lebih baik dengan mengkaitkan berbagai muatan pelajaran lain dengan pengalaman pribadi peserta didik;
e. lebih bergairah belajar karena mereka dapat berkomunikasi dalam situasi nyata, seperti bercerita, bertanya, menulis sekaligus mempelajari pelajaran yang lain;
f. lebih  merasakan manfaat dan makna belajar karena materi yang disajikan dalam konteks tema yang jelas;
g. guru  d…

Teknik Visualisasi Kreatif yang Benar

Motivasi Mindset - Visualisasi Kreatif adalah magic dalam arti sesungguhnya. Magic adalah memahami dan memposisikan diri selaras dengan prinsip-prinsip alam yang mengatur dan bekerja pada alam semesta, dan belajar untuk menggunakan prinsip-prinsip tersebut dengan cara sadar dan sekreatif mungkin.

Dengan memvisualisasikan kejadian, situasi, atau sebuah benda seperti mobil, rumah, kesehatan, kita menarik mereka kepada kita. Kita melihat apa yang kita inginkan dalam imajinasi dan ini akan terjadi. Ini seperti mimpi atau omong kosong. Tetapi sebenarnya ini adalah proses alami dari kekuatan pikiran (thoughts).

Bagaimana Creative Visualisasi Bekerja

Untuk memahami bagaimana Visualisasi Kreatif bekerja, adalah penting untuk melihat beberapa prinsip yang saling berhubungan:
Alam fisik adalah energi
Energi adalah magnet (energi sejenis akan menarik energi sejenis)
Bentuk fisik (physical energy) mengikuti ide (mental energy)
Apa pun yang kita berikan kepada alam semesta akan kembali kepada kita lagi

Em…