Skip to main content

Mengenal Psikokinesis

Psikokinesis adalah kemampuan memanipulasi sebuah objek fisik hanya dengan pikiran semata-mata. Sebuah objek, bisa berupa benda maupun tubuh dimanipulasi dari jarak jauh. Salah satu bentuknya adalah psikokinetik metal-bending, yakni efek psikokinetik terhadap benda-benda metal seperti kunci, sendok, pisau atau semacamnya, dengan cara membuatnya berubah bentuk. Misalnya saja, Anda mungkin pernah melihat di televisi, Dedi Corbuzier membengkokkan sendok.Meskipun umumnya fenomena psikokinesis direncanakan. Namun ada juga fenomena psikokinesis yang terjadi dengan spontan. Menurut para ahli parapsikologi, jika berada dalam keadaan terancam bahaya atau ketakutan yang sangat, Anda bisa dengan serta merta mengeluarkan daya psikokinetik. Misalnya saja membuat jam berhenti pada saat orang yang dicintai meninggal dunia. Secara spontan Anda membuat jam berhenti berdetak karena trauma psikologis yang Anda hadapi. Bisa juga menjatuhkan foto di dinding atau memecahkan kaca saat ketakutan. Akibatnya, boleh jadi Anda semakin ketakutan. Padahal itu adalah hasil daya psikokinetik Anda sendiri.

Umumnya para ahli parapsikologi membedakan adanya dua jenis psikokinesis, yakni psikokinesis makro dan psikokinesis-mikro. Psikokines makro adalah yang kejadiannya bisa diamati secara langsung. Seperti misalnya membengkokkan sendok, mengangkat benda ke udara, atau tahan senjata tajam. Sedangkan Psikokinesis mikro kejadiannya tidak bisa diamati dengan menggunakan mata telanjang. Diperlukan metode statistik tertentu untuk bisa mengetahuinya. Termasuk dalam kategori mikro adalah pengobatan jarak jauh.

Tehnik Dasar Melakukan Psikokinesis

Dancing Candle Flame

Ini adalah teknik yang sangat dasar.

Nyalakan lilin. Bersantai dan fokus pada nyala lilin. Bayangkan bahwa Anda bergabung dengan nyala lilin, menjadi nyala lilin ini. Apa yang Anda lakukan sebenarnya adalah penggabungan medan energi Anda dengan bidang energi lilin.

Ketika Anda merasa bahwa Anda telah membentuk cukup baik “hubungan” dengan lilin – bayangkan dengan api memperluas dan menjadi lebih lama. Ketika Anda berhasil dengan ini, kemudian bayangkan menyusut kembali, menjadi lebih kecil dan lebih kecil, kemudian membungkuk ke samping, dll.

Ketika Anda sudah selesai bereksperimen, bayangkan diri Anda kembali kembali ke keadaan normal atau pikiran “muncul” dari nyala lilin.

Pendulum

Ini adalah teknik dasar. Anda dapat membeli pendulum atau membuat itu – hanya melampirkan sebuah benda kecil (misalnya cincin) ke string. Anda bisa memegangnya di tangan Anda, namun denagn cara ini Anda tak sadar akan mengirimkan impuls melalui tangan Anda, jadi lebih baik jika Anda memiliki sebuah bandul yang tergantung di depan Anda (Anda dapat melampirkannya pada berdiri kecil (seperti seseorang untuk tabel lampu).

Sama seperti pada latihan sebelumnya, dengan lilin, fokus pada objek sampai Anda menciptakan rasa “kesatuan” dengan objek dan kemudian membayangkan itu bolak-balik, searah jarum jam, dan-lain-lain.

Ada teknik lain yang mungkin bisa anda lakukan, yang melibatkan mengumpulkan energi (chi, ki), dan memproyeksikan itu untuk mendorong objek.

Ini memerlukan lebih banyak praktek. Dan, masih ada lain yang lebih esoteris / okultisme teknik untuk memiliki benda-benda muncul / hilang di lokasi terpencil.

latihan Menggerakan Benda Kecil

Pilih objek yang kecil dan ringan, dan letakan di atas meja di depan Anda.

Tenang, kosongkan pikiran Anda sepenuhnya dan fokus pada objek.

Visualisasikan sebuah “terowongan” antara Anda dan objek. Satu-satunya hal yang harus ada dalam kesadaran Anda adalah terowongan dan objek di ujung terowongan.

Sekarang, bayangkan tangan pikiran Anda akan keluar dan masuk objek menarik setelah Anda merasakan tarikan, Anda mungkin ingin membuat suara dalam kepala Anda yang menunjukkan medan magnet yang kuat.

Popular posts from this blog

Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Kurikulum 2013

B. KOMPETENSI INTI
Rumusan Kompetensi inti menggunakan notasi berikut ini.
1. Kompetensi Inti-1 (KI-1) untuk kompetensi inti sikap spiritual.
2. Kompetensi Inti-2 (KI-2) untuk kompetensi inti sikap sosial.
3. Kompetensi Inti-3 (KI-3) untuk kompetensi inti pengetahuan.
4. Kompetensi Inti-4 (KI-4) untuk kompetensi inti keterampilan.
Uraian tentang Kompetensi Inti untuk jenjang Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah Kelas IV adalah sebagai berikut.
1. Menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya.
2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya.
3. Memahami pengetahuan faktual denagn cara mengamati dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, di sekolah dan tempat bermain.
4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis, dalam gerakan yang mencerminkan …

Fungsi, Tujuan, dan Ciri-ciri Pembelajaran Tematik terpadu

Pembelajaran tematik terpadu berfungsi untuk memberikan kemudahan bagi peserta didik dalam memahami dan mendalami konsep materi yang tergabung dalam tema serta dapat menambah semangat belajar karena materi yang dipelajari merupakan materi yang nyata (kontekstual) dan bermakna bagi peserta didik.
Tujuan pembelajaran  tematik terpadu adalah:
a. mudah memusatkan perhatian pada satu tema atau topik tertentu;
b. mempelajari pengetahuan dan mengembangkan berbagai kompetensi muatan pelajaran dalam tema yang sama;
c. memiliki pemahaman terhadap materi pelajaran lebih mendalam dan berkesan;
d. mengembangkan kompetensi berbahasa lebih baik dengan mengkaitkan berbagai muatan pelajaran lain dengan pengalaman pribadi peserta didik;
e. lebih bergairah belajar karena mereka dapat berkomunikasi dalam situasi nyata, seperti bercerita, bertanya, menulis sekaligus mempelajari pelajaran yang lain;
f. lebih  merasakan manfaat dan makna belajar karena materi yang disajikan dalam konteks tema yang jelas;
g. guru  d…

Teknik Visualisasi Kreatif yang Benar

Motivasi Mindset - Visualisasi Kreatif adalah magic dalam arti sesungguhnya. Magic adalah memahami dan memposisikan diri selaras dengan prinsip-prinsip alam yang mengatur dan bekerja pada alam semesta, dan belajar untuk menggunakan prinsip-prinsip tersebut dengan cara sadar dan sekreatif mungkin.

Dengan memvisualisasikan kejadian, situasi, atau sebuah benda seperti mobil, rumah, kesehatan, kita menarik mereka kepada kita. Kita melihat apa yang kita inginkan dalam imajinasi dan ini akan terjadi. Ini seperti mimpi atau omong kosong. Tetapi sebenarnya ini adalah proses alami dari kekuatan pikiran (thoughts).

Bagaimana Creative Visualisasi Bekerja

Untuk memahami bagaimana Visualisasi Kreatif bekerja, adalah penting untuk melihat beberapa prinsip yang saling berhubungan:
Alam fisik adalah energi
Energi adalah magnet (energi sejenis akan menarik energi sejenis)
Bentuk fisik (physical energy) mengikuti ide (mental energy)
Apa pun yang kita berikan kepada alam semesta akan kembali kepada kita lagi

Em…