Thursday, June 19, 2014

Metode Pembelajaran Imajinatif

1. Uraian Singkat
Melalui imaji visual, siswa dapat menciptakan gagasan mereka sendiri. Imaji cukup efektif sebagai suplemen kreatif dalam proses belajar bersama. Cara ini juga bisa berfungsi sebagai papan loncat menuju proyek atau tugas independen yang pada awalnya mungkin tampak membuat siswa kewalahan.
2. Prosedur
a. Perkenalkan topik yang akan dibahas. Jelaskan kepada siswa bahwa mata pelajaran ini menuntut kreativitas dan bahwa penggunaan imaji visual dapat membantu upaya mereka.
b. Perintahkan siswa untuk menutup mata. Perkenalkan latihan relaksasi yang akan membersihkan pikiran-pikiran yang ada sekarang dari benar siswa. Gunakan musik latar, lampu temaran, dan pernafasan untuk bisa mencapai hasil.
c. Lakukan latihan pemanasan untuk membukan “mata batin” mereka. Perintahkan siswa, dengan mata mereka tertutup, untuk berupaya menggambarkan apa yang terlihat dan apa yang terdengar, misalnya ruang tidur mereka, lampu lalulintas sewaktu berubah warna, dan rintik hujan.
d. Ketika para siswa merasa rileks dan terpanaskan (setelah latihan pemanasan), berikanlah sebuah imaji untuk mereka bentuk. Saran-sarannya meliputi:
• Pengalaman masa depan
• Suasana yang asing
• Persoalan untuk dipecahkan
• Sebuah proyek yang menanti untuk dikerjakan.
Sebagai contoh. Seorang guru membantu siswa wawancara kerja. Siswa diberi pertanyaan berikut:
• Apa yang kamu kenakan?
• Jam berapa sekarang?
• Seperti apa sih kantor itu?
• Kursi seperti apakah kantor itu?
• Di manakah posisi duduk si pewawancara?
• Seperti apakah si pewawancara itu?
• Apa yang kamu rasakan?
• Apa yang ditanyakan pewawancara kepada kamu?
• Bagaimana menajawabnya?
e. Sewaktu menggambarkan imajinya, berikan selang waktu hening secara regular agar siswa dapat membangun imaji visual mereka sendiri. Buatlah pertanyaan yang mendorong penggunaan semua indera, semisal:
• Seperti apakah rupanya?
• Siapa yang kamu lihat?
• Apakah yang mereka lakukan?
• Apa yang kamu rasakan?
f. Akhiri pengarahan imaji dan instruksikan siswa untuk mengingat imaji mereka. Akhiri latihan itu dengan perlahan.
g. Perintahkan siswa untuk membentuk kelompok-kelompok kecil dan berbagi pengalaman imaji mereka. Perintahkan mereka untuk menjelaskan imaji mereka satu sama lain dengan menggunaan sebanyak mungkin penginderaan. Atau perintahkan mereka imajinasikan.
3. Variasi
a. Setelah siswa mengingat kembali bagaimana mereka akan bertindak dalam situasi tertentu, perintahkan mereka untuk merencanakan bagaimana mereka akan benar-benar bertindak berdasarkan apa yang mereka pikirkan.
b. Lakukan latihan imaji di mana siswa mengalami kegagalan. Selanjutnya perintahkan mereka untuk membayangkan atau mengimajinasikan sebuah keberhasilan.(MM) baca artikel terbaik lainnya

Program Guru Pembelajar 2016

Guru pembelajar merupakan program diklat Kemdikbud pasca UKG 2015 lalu dimana masih banyak nilai UKG nya yang di bawah standar. Istilah Guru...