Sunday, June 1, 2014

Modal Koperasi

Dalam suatu usaha harus ada modal. Modal suatu koperasi berasal dari simpanan para anggota atau dari pnijaman pihak lain. Cara dan teknik pengumpulan modal koperasi diatur dalam Anggaan Dasar dan Anggaran Rumah Rangga (AD/ART) koperasi.
Simpanan para anggota koperasi atau yang termasuk modal sendiri dibedakan menjadi sebagai berikut :
1. Simpanan Pokok
Simpanan pokok merupakan simpanan resmi seseorang yang masuk menjadi anggota koperasi. Simpanan pokok harus dibayar oleh setiap anggota. Besar simpanan pokok sama untuk setiap anggota, sedangkan cara pembayarannya dapat diangsur. Simpanan pokok tidak dapat diambil kembali selama masih menjadi anggota koperasi.
2. Simpanan Wajib
Besar simpanan wajib ditetapkan dalam rapat anggota dan besarnya simpanan antar anggota tidak harus sama. Simpanan wajib ada 2 macam, yaitu :
1. Simpanan wajib yang dapat diambil kembali walaupun masih menjadi anggota koperasi, dan
2. Simpanan wajib yang hanya dapat diambil dalam jangka waktu tertentu.
3. Simpanan Cadangan
Dana cadangan diperoleh dari penyisihan sisa hasil usaha untuk menutupi keutuhan koperasi jika diperlukan. Selain simpanan dari anggotanya, koperasi mendapat modal dengan cara meminjam dari pihak lain seperti pinjaman melalui bank, BUMN, atau lembaga kredit lain. Modal pinjaman yang disediakan sifatnya tidak mengikat. (MM) baca artikel terkait

Program Guru Pembelajar 2016

Guru pembelajar merupakan program diklat Kemdikbud pasca UKG 2015 lalu dimana masih banyak nilai UKG nya yang di bawah standar. Istilah Guru...