Friday, June 13, 2014

Pengertian Belajar

Belajar menurut Nana Sudjana (1988; 28), adalah suatu proses yang ditandai dengan adanya perubahan pada diri seseorang. Sedangkan menurut Slamento (1995; 2) Belajar adalah suatu proses usaha yang dilakukan seseorang untuk memperoleh suatu perubahan  tingkah laku yang baru secara keseluruhan  sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya.
Sedangkan menurut Pasaribu (1983;59) belajar diartikan sebagai suatu proses perubahan kegiatan, reaksi terhadap lingkungan, perubahan tersebut tidak dapat disebut belajar apabila disebabkan oleh pertumbuhan atau keadaan  sementara seseorang seperti kelelahan atau disebabkan oleh obat-obatan. Perubahan kegiatan yang dimaksud mencangkup pengetahuan, kecakapan, tingkah laku. Perubahan ini diperoleh melalui latihan (pengalaman) bukan perubahan yang dengan sendirinya karena pertumbuhan kematangan atau karena keadaan  sementara seperti mabuk. 
Belajar menurut Engkoswara (1988; 2) adalah suatu proses perubahan tingkah laku, yaitu dalam bentuk prestasi yang telah direncanakan terlebih dahulu. Dari definisi di atas dapat disimpulkan bahwa belajar adalah suatu pola penguasaan  terhadap suatu pengetahuan .

1. Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi  Proses Belajar
Proses belajar merupakan kesatuan fungsional dari berbagai prosedur.  Prinsip dari belajar adalah terjadinya perubahan terhadap diri seseorang. Belajar yang efektif sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor kondisional yang ada, diantaranya adalah: seperti yang dikemukakan   oleh A. Tabrani  ( 1992; 23-24 ) yaitu :
a) Peserta didik yang belajar harus melakukan banyak kegiatan.
b) Belajar memerlukan latihan dengan  Relearning, Recall,  dan Review, agar pelajaran yang  terlupakan dapat dikuasai, dan yang belum dikuasai  akan menjadi milik  peserta didik.
c) Belajar akan lebih berhasil jika peserta didik merasa berhasil dan  mendapat kepuasan.
d) Peserta didik yang belajar mengetahui apakah ia gagal atau berhasil dalam belajar.
e) Faktor asosiasi besar manfaatnya dalam belajar, karena semua pengalaman belajar, antara yang lama dan yang baru secara berurutan diasosiasikan .
f) Pengalaman masa lampau dan pengertian  yang dimiliki siswa  besar peranannya dalam proses belajar.
g) Kesiapan belajar. Maksudnya peserta didik yang telah siap belajar akan dapat melakukan kegiatan-kegiatan belajar lebih mudah dan lebih berhasil.
h) Minat dan Usaha. Maksudnya adalah dengan minat dan usaha yang baik akan mendorong peserta didik untuk belajar lebih baik.
i) Fisiologis. Kondisi badan peserta didik sangat mempengaruhi proses belajar mengajar . (MM) baca artikel terbaik lainnya

Program Guru Pembelajar 2016

Guru pembelajar merupakan program diklat Kemdikbud pasca UKG 2015 lalu dimana masih banyak nilai UKG nya yang di bawah standar. Istilah Guru...