Skip to main content

Tugas Pokok dan Fungsi Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah

Tugas Pokok dan Fungsi Kepala Sekolah
Di samping peran kepala sekolah, kepala sekolah memiliki Tugas pokok dan fungsi (Tupoksi). Menurut Petunjuk Teknis (Juknis) pengisian instrumen Akreditasi Sekolah Dasar (2009:36), dijelaskan secara rinci tugas pokok dan fungsi kepala sekolah, sebagai berikut:
a. Menjabarkan visi ke dalam misi target mutu.
b. Merumuskan tujuan dan target mutu yang akan dicapai.
c. Menganalisis tantangan, peluang, kekuatan, dan kelemahan sekolah.
d. Membuat rencana kerja strategis dan rencana kerja tahunan untuk pelaksanan peningkatan mutu.
e. Bertanggung jawab dalam membuat keputusan anggaran sekolah.
f. Melibatkan guru, komite sekolah dalam pengambilan keputusan penting sekolah.
g. Berkomunikasi untuk menciptakan dukungan intentif dari orang tua murid.
h. menjaga dan meningkatkan motivasi kerja pendidian dan tenaga kependidikan.
i. Menciptakan lingkungan pembelajaran yang efektif bagi siswa.
j. Bertanggung jawab atas perencanaan partisipatif menegenai pelaksanaan kurikulum.
k. Meningkatkan mutu pendidikan.
Dengan adanya tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) tersebut seorang kepala sekolah dapat bekerja dengan penuh tanggung jawab dan tidak menyimpang dari Tupoksinya tersebut.

Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) Pengawas Sekolah
Menurut Mendiknas (2009:53), dinyatakan bahwa budaya mutu yang dapat ditunjukkan  adanya peningkatan kinerja kepala sekolah adalah peran hasil pengawasan dan supervisi Pengawas Sekolah. Berkaitan dengan ini maka hasil pengawasan dapat dipandang sebagai unsur yang menunjang penilaian kinerja kepala sekolah.
Bertitik tolak dari itulah pengawas sekolah sangat penting dalam meingkatkan kinerja kepala sekolah.  Maka dari itu, di sini perlu dibahas tugas pokok dan funsi pengawas sekolah.  Pembahasan tugas pokok dan fungsi Pengawas Sekolah dibahas sebagai landasan teori yang relevan untuk meneliti Penerapan Supervisi Manajerial Guna Meningkatan Kinerja Kepala Sekolah pada SD Binaan di Kecamatan Karas Kabupaten Magetan Semester I Tahun Pelajaran 2012/2013.
Tugas Pokok, Fungsi, wewenang dan Fungsi Pengawas Sekolah dapat dibuat bagan sebagai berikut (Depdiknas, 2007:4):
1. Tugas Pengawas Sekolah
Tugas nyata seorang pengawas pada garis besarnya ada dua macam, yaitu:
a. Melaksanakan Supervisi akademik terhadap guru dalam melaksanakan pembelajaran. Sebelum pengawas sekolah melaksanakan supervisi akademik terlebih dahulu menyusun kepengawasan akademik (RKA).
b. Melaksanakan supervisi manajerial terhadap kinerja kepala sekolah. Sebelum pengawas sekolah melaksanakan supervisi manajerial  terlebih dahulu menyusun kepengawasan manajerial (RKM).
2. Wewenang Pengawas Sekolah
Salah satu wewenang pengawas sekolah adalah menilai dan menetapkan tingkat kinerja sekolah, kepala sekolah, guru, dan tendik lain. Jadi di sini seorang pengawas menilai peningkatan kinerja kepala sekolah sudah menjadi wewenang pengawas sekolah.
3. Fungsi Pengawas Sekolah
Pengawas sekolah melaksanakan tugas pokok dan wewenangnya harus menggunakan fungsinya, yaitu pengawas berfungsi mitra guru, inovator, konselor, motivator, kolaborator, asesor, evaluator, dan konsultan. (MM) baca artikel terbaik lainnya

Popular posts from this blog

Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Kurikulum 2013

B. KOMPETENSI INTI
Rumusan Kompetensi inti menggunakan notasi berikut ini.
1. Kompetensi Inti-1 (KI-1) untuk kompetensi inti sikap spiritual.
2. Kompetensi Inti-2 (KI-2) untuk kompetensi inti sikap sosial.
3. Kompetensi Inti-3 (KI-3) untuk kompetensi inti pengetahuan.
4. Kompetensi Inti-4 (KI-4) untuk kompetensi inti keterampilan.
Uraian tentang Kompetensi Inti untuk jenjang Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah Kelas IV adalah sebagai berikut.
1. Menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya.
2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya.
3. Memahami pengetahuan faktual denagn cara mengamati dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, di sekolah dan tempat bermain.
4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis, dalam gerakan yang mencerminkan …

Fungsi, Tujuan, dan Ciri-ciri Pembelajaran Tematik terpadu

Pembelajaran tematik terpadu berfungsi untuk memberikan kemudahan bagi peserta didik dalam memahami dan mendalami konsep materi yang tergabung dalam tema serta dapat menambah semangat belajar karena materi yang dipelajari merupakan materi yang nyata (kontekstual) dan bermakna bagi peserta didik.
Tujuan pembelajaran  tematik terpadu adalah:
a. mudah memusatkan perhatian pada satu tema atau topik tertentu;
b. mempelajari pengetahuan dan mengembangkan berbagai kompetensi muatan pelajaran dalam tema yang sama;
c. memiliki pemahaman terhadap materi pelajaran lebih mendalam dan berkesan;
d. mengembangkan kompetensi berbahasa lebih baik dengan mengkaitkan berbagai muatan pelajaran lain dengan pengalaman pribadi peserta didik;
e. lebih bergairah belajar karena mereka dapat berkomunikasi dalam situasi nyata, seperti bercerita, bertanya, menulis sekaligus mempelajari pelajaran yang lain;
f. lebih  merasakan manfaat dan makna belajar karena materi yang disajikan dalam konteks tema yang jelas;
g. guru  d…

Teknik Visualisasi Kreatif yang Benar

Motivasi Mindset - Visualisasi Kreatif adalah magic dalam arti sesungguhnya. Magic adalah memahami dan memposisikan diri selaras dengan prinsip-prinsip alam yang mengatur dan bekerja pada alam semesta, dan belajar untuk menggunakan prinsip-prinsip tersebut dengan cara sadar dan sekreatif mungkin.

Dengan memvisualisasikan kejadian, situasi, atau sebuah benda seperti mobil, rumah, kesehatan, kita menarik mereka kepada kita. Kita melihat apa yang kita inginkan dalam imajinasi dan ini akan terjadi. Ini seperti mimpi atau omong kosong. Tetapi sebenarnya ini adalah proses alami dari kekuatan pikiran (thoughts).

Bagaimana Creative Visualisasi Bekerja

Untuk memahami bagaimana Visualisasi Kreatif bekerja, adalah penting untuk melihat beberapa prinsip yang saling berhubungan:
Alam fisik adalah energi
Energi adalah magnet (energi sejenis akan menarik energi sejenis)
Bentuk fisik (physical energy) mengikuti ide (mental energy)
Apa pun yang kita berikan kepada alam semesta akan kembali kepada kita lagi

Em…