Skip to main content

7 Tips dalam Memilih Bank yang Cocok untuk Deposito

Berikut 7 tips dalam memilih bank yang cocok untuk deposito.

1. Reputasi Bank.

Reputasi bank perlu Anda cermati. Pastikan bank itu memiliki reputasi yang baik. Bank memiliki standar pelayanan dan kesehatan perbankan dari Bank Indonesia. Terutama memilih bank yang memberikan tingkat bunga deposito yang kompetitif.

2. Bandingkan Bunga Deposito.
Bandingkan bunga deposito bank lainya. Lebih baik Anda mencari bank yang menawarkan bunga deposito yang terbaik.

3.Waspada bunga tinggi.
Tapi Anda perlu mewaspadai apabila ada bank yang menawarkan bunga deposito di atas tingkat suku bunga penjaminan Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS). Dalam peraturan Bank Indonesia dijelaskan, bank diperbolehkan memberikan bunga deposito maksimal atau di bawah besaran suku bunga penjaminan LPS.

4. Waktu Deposito.
Semakin lama waktu deposito berarti semakin besar penawaran besaran bunganya. Biasanya waktu yang ditawarkan berkisar 3,,6 1 tahun hingga 2 tahun. Jadi, tetapkanlah jangka waktu deposito, lalu bandingkan dengan bank lainnya.

5. Persyaratan Deposito.

Bandingkanlah persyaratan yang diberikan oleh bank untuk membuka deposito. Sebaiknya pilih yang memberikan syarat mudah. Syarat yang banyak dan rumit akan menyusahkan Anda

6. Biaya Tambahan Deposito.

Pastikan  tidak ada beban administrasi untuk deposito. Serta pastikan juga apakah akan ada biaya pinalti jika Anda berniat untuk mengambil dana deposito lebih cepat dari wakti yang disepakati.

7.Jangan mudah tergiur promo.

Meskipun menggiurkan, tapi sebaiknya jangan mudah tergiur tawaran undian berhadiah. Utamakanlah faktor kesehatan bank. baca artikel terbaik lainnya

Popular posts from this blog

Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Kurikulum 2013

B. KOMPETENSI INTI
Rumusan Kompetensi inti menggunakan notasi berikut ini.
1. Kompetensi Inti-1 (KI-1) untuk kompetensi inti sikap spiritual.
2. Kompetensi Inti-2 (KI-2) untuk kompetensi inti sikap sosial.
3. Kompetensi Inti-3 (KI-3) untuk kompetensi inti pengetahuan.
4. Kompetensi Inti-4 (KI-4) untuk kompetensi inti keterampilan.
Uraian tentang Kompetensi Inti untuk jenjang Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah Kelas IV adalah sebagai berikut.
1. Menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya.
2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya.
3. Memahami pengetahuan faktual denagn cara mengamati dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, di sekolah dan tempat bermain.
4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis, dalam gerakan yang mencerminkan …

Fungsi, Tujuan, dan Ciri-ciri Pembelajaran Tematik terpadu

Pembelajaran tematik terpadu berfungsi untuk memberikan kemudahan bagi peserta didik dalam memahami dan mendalami konsep materi yang tergabung dalam tema serta dapat menambah semangat belajar karena materi yang dipelajari merupakan materi yang nyata (kontekstual) dan bermakna bagi peserta didik.
Tujuan pembelajaran  tematik terpadu adalah:
a. mudah memusatkan perhatian pada satu tema atau topik tertentu;
b. mempelajari pengetahuan dan mengembangkan berbagai kompetensi muatan pelajaran dalam tema yang sama;
c. memiliki pemahaman terhadap materi pelajaran lebih mendalam dan berkesan;
d. mengembangkan kompetensi berbahasa lebih baik dengan mengkaitkan berbagai muatan pelajaran lain dengan pengalaman pribadi peserta didik;
e. lebih bergairah belajar karena mereka dapat berkomunikasi dalam situasi nyata, seperti bercerita, bertanya, menulis sekaligus mempelajari pelajaran yang lain;
f. lebih  merasakan manfaat dan makna belajar karena materi yang disajikan dalam konteks tema yang jelas;
g. guru  d…

Teknik Visualisasi Kreatif yang Benar

Motivasi Mindset - Visualisasi Kreatif adalah magic dalam arti sesungguhnya. Magic adalah memahami dan memposisikan diri selaras dengan prinsip-prinsip alam yang mengatur dan bekerja pada alam semesta, dan belajar untuk menggunakan prinsip-prinsip tersebut dengan cara sadar dan sekreatif mungkin.

Dengan memvisualisasikan kejadian, situasi, atau sebuah benda seperti mobil, rumah, kesehatan, kita menarik mereka kepada kita. Kita melihat apa yang kita inginkan dalam imajinasi dan ini akan terjadi. Ini seperti mimpi atau omong kosong. Tetapi sebenarnya ini adalah proses alami dari kekuatan pikiran (thoughts).

Bagaimana Creative Visualisasi Bekerja

Untuk memahami bagaimana Visualisasi Kreatif bekerja, adalah penting untuk melihat beberapa prinsip yang saling berhubungan:
Alam fisik adalah energi
Energi adalah magnet (energi sejenis akan menarik energi sejenis)
Bentuk fisik (physical energy) mengikuti ide (mental energy)
Apa pun yang kita berikan kepada alam semesta akan kembali kepada kita lagi

Em…