Monday, August 25, 2014

Citra Kepribadian Guru

1. Memunculkan kembali kesadaran diri, Siapakah kita guru itu ?
Guru adalah profesi yang dikenal sebagai pemberi keterangan, penjelas, pendidik, pembimbing, contoh, yang dapat memberi perubahan bagi anak didik kearah yang lebih baik dari segala dimensi, yang mampu mengembangkan beragam sisi kecerdasan dan akhlak sebagai pembentuk karakter dan kepribadian anak. Disini guru yang cerdas dan memiliki karakter serta kepribadian dengan berbagai kecakapan menjadi tuntutan utama.

Sebagai seorang pendidik dalam kesehariannya guru dituntut untuk selalau memiliki kesadaran diri akan profesi yang diamanahkan. Sosok pribadi guru harus dapat menjadi teladan bagi anak didik dan lingkungan. Perilaku mereka akan selalau menjadi sorotan masyarakat. Sedikit saja cacat dalam berperilaku akan menjadikan berita besar yang dapat mencoreng citra kependidikan secara luas. Citra diri guru dengan karakter dan kepribadian guru.

2. Apa Kepribadian Itu
Dalam pembicaraan sehari-hari sering kita jumpai beberapa ucapan-ucapan yang membuat kita menafsirkan bermacam-macam arti kepribadian.
Contoh : a. Sebagai atasan dia mempunya kepribadian.
              b. Menurut Anda bagaimana kepribadian itu ?
Pada contoh a kata kepribadian dapat diartikan sebagai kewibawaan sedangkan pada contoh b dapat diartikan sebagai sifat-sifat dari seseorang.

Menurut G.W. Allport, kepribadian adalah suatu organisasi yang dinamis dari system psikofisik yang menentukan penyesuaian diri yang unik terhadap lingkungannnya. Dengan demikian kita dapati gambaran bahwa kepribadian itu adalah keadaan dalam diri seseorang yang menentukan bagaimana penampilannya atau tingkah lakunya dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya.

3. Bagaimana kepribadian itu berkembang ?

Ada beberapa faktor yang menentukan perkembangan kepribadian, yaitu :

    * Faktor bawaan

Unsur itu terdiri dari bawaan genetic yang menetukan ciri primer (warna, mata, kulit dan sebagainya) selain itu juga kecendrungan-kecendrungan dasar, misalnya kepekaan, penyesuaian diri dan lain-lain.

    * Faktor lingkungan

Faktor linmgkungan seperti keluarga, sekolah aatau lingkungan social/budaya, seperti teman, guru, dan sebagainya dapat mempengaruhi terbentuknya kepribadian.

    * Interaksi bawaan dan lingkungan

Interaksi yang terus menerusantara bawaan serta lingkungan menyebabkan timbulnya AKU/DIRIKU dalam seseorang.

4. Mengenal Siapa Saya ?

Pengertian mengenai bagaimana pribadi itu terbentuk dan berkembang serta menganai pribadi diri sendiri merupakan dasar untuk mengatahui apa yang kita kehendaki dalam kehidupan ini maupun dalam pekerjaan kita dan untuk mengenal pribadi orang lain.

Sering kali kita ditanya : Siapa Anda? Maka kita cenderung menyebutkan fakta-fakta nyata mengenai diri kita sendiri, misalnya : nama, alamat, pekerjaan, dsb. Yang sering terlupakan adalah fakta-fakta yang menyangkut Siapa Saya menurut pikiran saya, misalnya :

- Saya ramah

- Saya gemuk

- Saya kurang menarik

- Saya cantik

Kenapa hal seperti ini sering terlupakan ?

Pada umumnya kita sering tidak memikirkan mengenal keadaan diri kita atau sifat-sifat kita, kalau kita tidak berpikir kesana, karena kita kurang mengenal diri kita sendiri.

5. Mengapa kita harus mengenal diri kita sendiri ?

- Untuk mengetahui identitas diri

- Untuk mengetahui bagaimana persepsi tentang diri sendiri sehingga tidak dipengaruhi oleh pikiran orang lain mengenai diri Anda.

- Untuk mengetahui rencana, kemauan dan tujuan kita dalam hidup ini.

6. Bagaimana saya, menurut pikiran saya dapat mempengaruhi :

- tutur kata

- tingkah laku

- cara berpikir

- cara berpakaian/penampilan dsb.

7. Analisa siapa saya dan siapa saya menurut pikiran saya penting karena :

- melalui analisis ini seseorang dapat mengetahui mengenai dirinya sendiri

- melalui analisis ini seseorang dapat mengetahui apa yang dia kehendaki

- melalui analisis ini seseorang dapat mengetahui kelebihan dan kelemahannya dan bagaimana mengembangkan aspek-aspek diri itu

- menampilkan gaya hidup yang sesuai dengan konsep dirinya

- menyesuaikan diri dengan lingkungannya yang berarti penyesuaian yang khas.

Program Guru Pembelajar 2016

Guru pembelajar merupakan program diklat Kemdikbud pasca UKG 2015 lalu dimana masih banyak nilai UKG nya yang di bawah standar. Istilah Guru...