Monday, August 25, 2014

Investasi dalam Deposito Berjangka Berdenominasi Rupiah

Yang perlu diperhatikan di sini adalah jangka waktu deposito berjangka yang akan dipilih. Saat ini, suku bunga deposito berjangka yang berlaku sekitar 14%-16% p.a. untuk jangka waktu satu bulan dan menurun 0,5%-1% untuk jangka waktu 3,6, dan 12 bulan. Kondisi seperti ini sebenarnya belum sesuai dengan “kaidah” tren tingkat bunga normal. Dalam kondisi normal, tingkat bunga seharusnya makin tinggi untuk jangka waktu yang lebih panjang. Misalnya, suku bunga deposito berjangka satu bulan 15% p.a., maka untuk jangka waktu berikutnya di atas 15%. Akan tetapi, fakta yang ada memperlihatkan sebaliknya. Hal tersebut merupakan indikasi bahwa suku bunga deposito berjangka masih berpeluang turun lagi. Jadi, kalau Anda pilih deposito berjangka satu bulan dengan tingkat bunga 15% p.a., pada satu bulan mendatang, ketika Anda akan memperpanjang deposito berjangka tersebut, mungkin tingkat bunganya sudah turun lagi menjadi 14% atau 13%. Untuk menghindari percepatan penurunan tingkat bunga itu, jika Anda masih berminat menanamkan uang dalam deposito berjangka lebih baik memilih jangka menengah panjang, yakni untuk periode 6 bulan sampai dengan 12 bulan. Kalaupun dalam 12 bulan mendatang, tingkat bunga deposito berjangka hanya satu digit alias di bawah 10 %, deposito berjangka Anda sudah “di-lock” pada bunga yang disepakati hari ini, yakni sekitar 13% atau 14%. baca artikel terbaik lainya

Program Guru Pembelajar 2016

Guru pembelajar merupakan program diklat Kemdikbud pasca UKG 2015 lalu dimana masih banyak nilai UKG nya yang di bawah standar. Istilah Guru...