Skip to main content

Komunikasi Produktif

Komunikasi produktif akan tercapai apabila masing-masing pihak yang terlibat memiliki rasa puas dalam arti menerima bentuk reaksi yang sebagaimana diharapkan. Sehingga menunjang kelangsungan komunikasi.

A. Mengapa sering terjadi suatu komunikasi yang tidak produktif

Hal ini sering terjadi karena cara atau gaya komunikasi yang disampaikan tidak tepat. Untuk dapat berkomunikasi secara produktif diperlukan penggunaan gaya yang tepat dan pada waktu yang tepat pula.

B. Apa itu gaya komunikasi

Sering kita mengatakan bahwa seseorang itu bicara kekanak-kanakan dan sebagainya. Itulkah yang dimaksud gaya komunikasi, bagaimana cara orang itu menyampaikan sesuatu, pilihan kata-katanya, nada suaranya dan sebagainya.

C. Ada tiga gaya komunikasi

1. Gaya orang tua

Nada suara keras, menghardik, atau menenangkan, membujuk, kata-kata yang dipergunakan memerintah aatau menyenangkan, seperti : seharusnya, jangan, sebaiknya, dsb. Sikap tubh : bertolak pingggang, mengangguk-anggukkan kepala, dsb. Ekspresi wajah : marah, jengkel, dsb.

2. Gaya orang dewasa

Nada suara tenang – datar. Kata-kata yang dipergunakan orang dewasa, yaitu : menjawab pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan : kapan, bagaimana, dsb. Sikap tubuh : rileks, pandangan mata langsung. Ekspresi wajah : tenang, terbuka, dan tidak mengekspresikan suatu perasaan..

3. Gaya anak-anak

Nada sura nyaring, merengek, manja, dsb. Kata-kata yang diupergunakan, seperti anak-anak : aduh, hebat, kata-kata seperti ‘ah’, ‘nih’, ‘sih’, dsb. Sikap tubuh malu, canggung menggigit kuku.

Komunikasi produktif terjadi apabila 2 orang individu berkomunikasi dengan gaya yang saling menunjang. Misalnya ;

               A : Gaya orang tua – Gaya anak-anak

               B : Gaya orang dewasa – Gaya orang dewasa

Selain itu juga harus melihat situasinya. Gaya orang tua mungkin sesuai dengan situasi A tetapi mungkin tidak sesuai dengan situasi B. oleh karena itu komunikasi produktif akan tercapai dengan penggunaan gaya yang tepat pada situasi yang tepat pula.

Komunikasi produktif dapat dipelajari dengan mengenal unsur-unsur dibawah ini ;
Mengenal lawan bicara Anda dan gaya komunikasinya
Mengenal situasi dan mengetahui gaya komunikasinya yang tepat untuk situasi tersebut serta untuk lawan bicara
Memancing lawan bicara Anda untuk menggunakan suatu gaya komunikasi tertentu sesuai dengan gaya yang Anda harapkan. baca artikel terbaik lainnya

Popular posts from this blog

Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Kurikulum 2013

B. KOMPETENSI INTI
Rumusan Kompetensi inti menggunakan notasi berikut ini.
1. Kompetensi Inti-1 (KI-1) untuk kompetensi inti sikap spiritual.
2. Kompetensi Inti-2 (KI-2) untuk kompetensi inti sikap sosial.
3. Kompetensi Inti-3 (KI-3) untuk kompetensi inti pengetahuan.
4. Kompetensi Inti-4 (KI-4) untuk kompetensi inti keterampilan.
Uraian tentang Kompetensi Inti untuk jenjang Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah Kelas IV adalah sebagai berikut.
1. Menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya.
2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya.
3. Memahami pengetahuan faktual denagn cara mengamati dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, di sekolah dan tempat bermain.
4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis, dalam gerakan yang mencerminkan …

Fungsi, Tujuan, dan Ciri-ciri Pembelajaran Tematik terpadu

Pembelajaran tematik terpadu berfungsi untuk memberikan kemudahan bagi peserta didik dalam memahami dan mendalami konsep materi yang tergabung dalam tema serta dapat menambah semangat belajar karena materi yang dipelajari merupakan materi yang nyata (kontekstual) dan bermakna bagi peserta didik.
Tujuan pembelajaran  tematik terpadu adalah:
a. mudah memusatkan perhatian pada satu tema atau topik tertentu;
b. mempelajari pengetahuan dan mengembangkan berbagai kompetensi muatan pelajaran dalam tema yang sama;
c. memiliki pemahaman terhadap materi pelajaran lebih mendalam dan berkesan;
d. mengembangkan kompetensi berbahasa lebih baik dengan mengkaitkan berbagai muatan pelajaran lain dengan pengalaman pribadi peserta didik;
e. lebih bergairah belajar karena mereka dapat berkomunikasi dalam situasi nyata, seperti bercerita, bertanya, menulis sekaligus mempelajari pelajaran yang lain;
f. lebih  merasakan manfaat dan makna belajar karena materi yang disajikan dalam konteks tema yang jelas;
g. guru  d…

Teknik Visualisasi Kreatif yang Benar

Motivasi Mindset - Visualisasi Kreatif adalah magic dalam arti sesungguhnya. Magic adalah memahami dan memposisikan diri selaras dengan prinsip-prinsip alam yang mengatur dan bekerja pada alam semesta, dan belajar untuk menggunakan prinsip-prinsip tersebut dengan cara sadar dan sekreatif mungkin.

Dengan memvisualisasikan kejadian, situasi, atau sebuah benda seperti mobil, rumah, kesehatan, kita menarik mereka kepada kita. Kita melihat apa yang kita inginkan dalam imajinasi dan ini akan terjadi. Ini seperti mimpi atau omong kosong. Tetapi sebenarnya ini adalah proses alami dari kekuatan pikiran (thoughts).

Bagaimana Creative Visualisasi Bekerja

Untuk memahami bagaimana Visualisasi Kreatif bekerja, adalah penting untuk melihat beberapa prinsip yang saling berhubungan:
Alam fisik adalah energi
Energi adalah magnet (energi sejenis akan menarik energi sejenis)
Bentuk fisik (physical energy) mengikuti ide (mental energy)
Apa pun yang kita berikan kepada alam semesta akan kembali kepada kita lagi

Em…