Skip to main content

Manfaat Meditasi bagi Tubuh dan Otak

Mari kita lihat penelitian tentang bagaimana meditasi berpengaruh terhadap kesehatan kita.

1. Konsentrasi lebih baik

Karena meditasi adalah sebuah latihan memfokuskan diri pada perhatian dan senantiasa sadar ketika fokus terlepas, hal ini meningkatkan kemampuan konsentrasi ketika kita sedang tidak bermeditasi. Ini adalah efek jangka panjang jika kita bermeditasi secara teratur.

2. Kecemasan berkurang

Ini sangat teknis, tapi sangat menarik. Makin sering kita meditasi, makin sedikit kecemasan. Ternyata ini terjadi karena kita melonggarkan koneksi jalur saraf tertentu. Kedengarannya tidak bagus, tapi tidak.

Apa yang terjadi tanpa meditasi adalah adanya bagian otak yang kadang disebut Me Center (korteks prefrontal medial). Bagian ini yang memproses informasi tentang diri dan pengalaman kita. Pada keadaan normal, jalur saraf dari sensasi tubuh dan pusat rasa takut pada otak menuju Me Center benar-benar kuat. Ketika Anda mengalami sensasi yang menakutkan atau menyedihkan, itu akan mendorong sebuah reaksi kuat di dalam Me Center, membuat Anda merasa takut atau merasa diserang.

Ketika kita meditasi, kita melemahkan koneksi saraf ini. Ini berarti kita tidak bereaksi sekuat itu terhadap sensasi yang menyulut Me Center. Karena kita melemahkan koneksi ini, kita secara terus-menerus menguatkan koneksi antara apa yang kita ketahui sebagai pusat pemikiran (bagian dari otak yang berfungsi untuk menimbang) dan sensasi tubuh dan pusat rasa takut. Jadi, ketika kita mengalami rasa takut atau sedih, kita dapat dengan mudah melihatnya secara rasional.

Begini contohnya. Ketika Anda merasakan sakit, alih-alih cemas dan berasumsi ada yang salah dengan Anda, lebih baik Anda mengamati bahwa rasa sakit muncul dan lenyap tanpa menjadi terjerat di dalamnya.

3. Lebih kreatif

Para peneliti di Universitas Leiden, Belanda mempelajari meditasi perhatian penuh dan meditasi pengamatan untuk melihat apakah ada peningkatan kreativitas karenanya. Mereka menemukan bahwa orang yang mempraktekkan meditasi perhatian penuh tidak menunjukkan peningkatan yang nyata dalam hal peningkatan kreativitas selama mengikuti meditasi. Sedangkan bagi mereka yang mengikuti meditasi pengamatan, terjadi peningkatan dalam hal munculnya ide-ide baru.

4. Lebih welas asih

Penelitian tentang meditasi menunjukkan bahwa empati dan welas asih lebih tinggi pada orang yang melakukan meditasi secara teratur. Dalam sebuah uji coba diperlihatkan foto orang lain yang baik, buruk atau netral kepada para peserta uji coba yang melakukan meditasi welas asih. Para peserta mampu fokus pada perhatian mereka dan mengurangi reaksi emosional pada foto-foto tersebut, bahkan ketika mereka sedang tidak meditasi. Mereka juga menjadi lebih welas asih pada orang lain ketika diperlihatkan foto-foto yang mengganggu.

Jawaban atas hal ini berasal dari aktivitas pada amygdala –bagian dari otak yang memproses stimuli emosional. Selama meditasi, bagian otak ini secara normal menunjukkan penurunan aktivitas, tapi dalam uji coba ini terjadi pengecualian ketika para peserta diperlihatkan foto-foto orang.

Studi lain di tahun 2008 menemukan bahwa orang yang bermeditasi secara rutin memiliki tingkat keaktifan yang lebih kuat dalam junktur parietal temporal (bagian dari otak yang memproduksi empati) ketika mereka mendengar suara orang yang menderita, dibandingkan dengan mereka yang tidak bermeditasi.

5. Daya ingat lebih baik

Satu hal yang dikaitkan dengan meditasi adalah peningkatan daya ingat. Catherine Kerr, seorang peneliti di Martinos Center for Biomedical Imaging and the Osher Research Center menemukan bahwa orang yang mempraktekkan meditasi kesadaran penuh mampu untuk meningkatkan gelombang otak yang menghilangkan gangguan dan meningkatkan produktivitas mereka lebih cepat daripada mereka yang tidak bermeditasi. Ia mengatakan bahwa kemampuan untuk mengabaikan gangguan dapat dijelaskan sebagai “kemampuan superior berupa daya ingat yang kuat dan menggabungkannya dengan fakta-fakta baru”. Ini kelihatannya sangat sesuai dengan kekuatan yang diperlihatkan pada situasi baru yang juga akan secara dramatis meningkatkan daya ingat kita terhadap segala sesuatu.

6. Lebih sedikit stres

Meditasi kesadaran penuh telah terbukti membantu orang mengurangi rasa stres ketika berada dalam tekanan. Sebuah studi di tahun 2012 membagi sebuah kelompok manajer sumber daya manusia menjadi tiga, dimana sepertiganya berpartisipasi dalam pelatihan meditasi kesadaran penuh, sepertiga yang lain ikut pelatihan relaksasi tubuh, dan sepertiga terakhir tidak mengikuti pelatihan apa pun. Tumpukan tugas yang membuat stres diberikan kepada semua manajer sebelum dan sesudah uji coba selama delapan minggu. Pada tes akhir, kelompok yang ikut pelatihan meditasi dilaporkan memiliki tingkat stres yang lebih rendah dibandingkan dua kelompok yang lain.

7. Lebih banyak area abu-abu

Meditasi telah dihubungkan dengan sejumlah besar area abu-abu di dalam hippocampus dan wilayah depan otak. Awalnya saya tidak mengerti apa maksudnya, tapi ternyata menakjubkan. Semakin banyak area abu-abu di dalam otak dapat membuat emosi positif menjadi lebih banyak, stabilitas emosi lebih bertahan lama, dan konsentrasi lebih meningkat dalam hidup sehari-hari. baca artikel terbaik lainnya

Popular posts from this blog

Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Kurikulum 2013

B. KOMPETENSI INTI
Rumusan Kompetensi inti menggunakan notasi berikut ini.
1. Kompetensi Inti-1 (KI-1) untuk kompetensi inti sikap spiritual.
2. Kompetensi Inti-2 (KI-2) untuk kompetensi inti sikap sosial.
3. Kompetensi Inti-3 (KI-3) untuk kompetensi inti pengetahuan.
4. Kompetensi Inti-4 (KI-4) untuk kompetensi inti keterampilan.
Uraian tentang Kompetensi Inti untuk jenjang Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah Kelas IV adalah sebagai berikut.
1. Menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya.
2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya.
3. Memahami pengetahuan faktual denagn cara mengamati dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, di sekolah dan tempat bermain.
4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis, dalam gerakan yang mencerminkan …

Fungsi, Tujuan, dan Ciri-ciri Pembelajaran Tematik terpadu

Pembelajaran tematik terpadu berfungsi untuk memberikan kemudahan bagi peserta didik dalam memahami dan mendalami konsep materi yang tergabung dalam tema serta dapat menambah semangat belajar karena materi yang dipelajari merupakan materi yang nyata (kontekstual) dan bermakna bagi peserta didik.
Tujuan pembelajaran  tematik terpadu adalah:
a. mudah memusatkan perhatian pada satu tema atau topik tertentu;
b. mempelajari pengetahuan dan mengembangkan berbagai kompetensi muatan pelajaran dalam tema yang sama;
c. memiliki pemahaman terhadap materi pelajaran lebih mendalam dan berkesan;
d. mengembangkan kompetensi berbahasa lebih baik dengan mengkaitkan berbagai muatan pelajaran lain dengan pengalaman pribadi peserta didik;
e. lebih bergairah belajar karena mereka dapat berkomunikasi dalam situasi nyata, seperti bercerita, bertanya, menulis sekaligus mempelajari pelajaran yang lain;
f. lebih  merasakan manfaat dan makna belajar karena materi yang disajikan dalam konteks tema yang jelas;
g. guru  d…

Teknik Visualisasi Kreatif yang Benar

Motivasi Mindset - Visualisasi Kreatif adalah magic dalam arti sesungguhnya. Magic adalah memahami dan memposisikan diri selaras dengan prinsip-prinsip alam yang mengatur dan bekerja pada alam semesta, dan belajar untuk menggunakan prinsip-prinsip tersebut dengan cara sadar dan sekreatif mungkin.

Dengan memvisualisasikan kejadian, situasi, atau sebuah benda seperti mobil, rumah, kesehatan, kita menarik mereka kepada kita. Kita melihat apa yang kita inginkan dalam imajinasi dan ini akan terjadi. Ini seperti mimpi atau omong kosong. Tetapi sebenarnya ini adalah proses alami dari kekuatan pikiran (thoughts).

Bagaimana Creative Visualisasi Bekerja

Untuk memahami bagaimana Visualisasi Kreatif bekerja, adalah penting untuk melihat beberapa prinsip yang saling berhubungan:
Alam fisik adalah energi
Energi adalah magnet (energi sejenis akan menarik energi sejenis)
Bentuk fisik (physical energy) mengikuti ide (mental energy)
Apa pun yang kita berikan kepada alam semesta akan kembali kepada kita lagi

Em…