Skip to main content

RAHASIA KETEKUNAN PARA ORANG SUKSES BESAR


Semua orang-orang sukses, atlit-atlit hebat, penemu-penemu besar memiliki rahasia keberhasilan mereka. Rahasia tersebut adalah ketekunan. Seorang pemain sepak bola terkenal seperti Lionel Messi, David Beckham, Zinedine Zidane, Cristiano Ronaldo, berhasil mengasah talenta dan bakat mereka, karena mereka tekun berlatih setiap harinya. Bukan sehari dua hari. Atau sebulan dua bulan, tapi bertahun-tahun lamanya.
Kisah hidup seorang Arnold Scwarzenegger dapat menjadi inspirasi bagi kita. Dia adalah seorang pemuda yang dilahirkan disebuah desa kecil tanpa alat komunikasi. Bahkan hanya ada satu TV di restoran di desa itu. Keluarganya juga sangat sederhana. Prestasi sekolahnya pun rata-rata. Tapi dia dikenal sebagai seorang yang periang dan bersemangat. Dia bercita-cita untuk menjadi seorang besar. Salah satu cita-citanya adalah menjadi atlet Binaragawan. Berbekal latihan dan ketekunan pada tahun 1966 sampai tahun 1975 dia memenangkan 5 gelar Master Universe dan 6 gelar Mr Olimpia. Kemudian dia bercita-cita lagi menjadi seorang bintang film. Dengan tekun dia menawarkan diri sebagai artis. Banyak sutradara yang awalnya meragukan kemampuannya. Namun akhirnya dia berhasil membintangi beberapa film yang akhirnya menjadi film terlaris seperti Conan the Barbarian, Terminator, Command, Predator, Commando, Total Recall dan lain-lain.
Setelah sukses didunia film. Kemudian dia bercita-cita menjadi seorang politisi dan Gubernur. Dia menekuni cita-citanya tersebut sampai akhirnya di terpilih sebagai Gubernur California dari Partai Republik. Dia diramalkan menjadi salah seorang Calon Presiden dari Partai Republik. Kenapa seorang Arnold Scwarzenegger berhasil menggapai cita-citanya. Kuncinya adalah ketekunannya dalam menggeluti bidang yang dia inginkan sampai berhasil.
Dalam beribadah pun ketekunan sangat kita butuhkan untuk dapat meraih keridhoan Allah swt. Orang yang diterima ibadahnya oleh Tuhan adalah orang yang tekun beribadah kepada-Nya. Orang yang doanya dikabulkan adalah orang yang tekun berdoa kepada-Nya. Orang yang masuk surge adalah orang yang tekun berbuat kebaikan, ibadah dan amal shaleh. Bukan orang yang sekarang baik, besok berbuat maksiat. Sekarang rajin beribadah besoknya malas. Nabi Muhammad saw mengatakan “Sesungguhnya Allah mencintai amal yang dilakukan seorang hamba yang walaupun sedikit namun dilakukan secara terus-menerus. (Hadist)
Lalu bagaimana caranya menggunakan ketekunan sebagai kekuatan untuk meraih kebahagiaan sejati, dunia dan akhirat. Menurut Napoleon Hill seseorang bisa belajar untuk menjadi tekun. Apa sumber ketekunan? Jawabannya sebagai berikut :
1. Kepastian tujuan. Mengetahui yang kita inginkan adalah langkah paling pertama untuk mengembangkan ketekunan. Tujuan akan memaksa seseorang untuk mengatasi berbagai kesulitan.
2. Keinginan. Keinginan adalah sarana memelihara ketekunan. Keinginan yang kuat akan mengalahkan kemalasan. Keinginan akan membuat anda mengejar sasaran-sasaran yang anda inginkan dengan tekun.
3. Kemandirian. Keyakinan dan kepercayaan pada diri sendiri akan membuat anda berbuat dan bertindak untuk mencapai keinginan dan rencana anda dengan tekun sampai selesai, tanpa tergantung pada orang lain.
4. Kepastian rencana. Rencana yang tersusun dengan jelas dan rapi akan mendorong anda dengan tekun untuk melaksanakannya.
5. Pengetahuan akurat. Mengetahui cara dan strategi meraih tujuan, berdasarkan pemahaman ataupun pengalaman orang lain dapat mendorong ketekunan. Daripada hanya menebak-nebak apakah cara yang dilakukan efektif atau tidak
6. Kerjasama. Simpati dan pengertian dengan orang lain akan mendorong ketekunan kita untuk mencapai tujuan.
7. Kekuatan kemauan. Kemauan yang kuat dan focus untuk mencapai tujuan akan menimbulkan ketekunan
8. Kebiasaan. Ketekunan merupakan akibat dari kebiasaan. Pikiran kita menyimpan informasi tentang keberhasilan ataupun kegagalan yang kita miliki. Rasa takut, rasa malas, hanya bisa dikalahkan dengan keberanian melakukan pengulangan tindakan (kebiasaan).
Kemudian bagaimana menumbuhkan ketekunan dalam diri. Ada empat langkah sederhana versi Napoleon Hill yang tidak membutuhkan banyak kecerdasan, banyak pendidikan formal, dan bahkan hanya sedikit waktu dan usaha, yaitu :
1. Sebuah tujuan yang pasti dan didukung oleh hasrat keinginan yang menyala untuk mencapainya
2. Sebuah rencana yang pasti, dinyatakan dalam tindakan terus menerus
3. Sebuah pikiran yang tertutup rapat dari semua pengaruh negative dan menurunkan semanat, termasuk saran negative dari saahabat, kerabat dan orang terdekat kita
4. Sebuah persekutuan bersahabat dengan satu orang atau lebih yang akan mendorong kita mengikuti sampai akhir baik rencana maupun tujuan.

Popular posts from this blog

Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Kurikulum 2013

B. KOMPETENSI INTI
Rumusan Kompetensi inti menggunakan notasi berikut ini.
1. Kompetensi Inti-1 (KI-1) untuk kompetensi inti sikap spiritual.
2. Kompetensi Inti-2 (KI-2) untuk kompetensi inti sikap sosial.
3. Kompetensi Inti-3 (KI-3) untuk kompetensi inti pengetahuan.
4. Kompetensi Inti-4 (KI-4) untuk kompetensi inti keterampilan.
Uraian tentang Kompetensi Inti untuk jenjang Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah Kelas IV adalah sebagai berikut.
1. Menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya.
2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya.
3. Memahami pengetahuan faktual denagn cara mengamati dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, di sekolah dan tempat bermain.
4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis, dalam gerakan yang mencerminkan …

Fungsi, Tujuan, dan Ciri-ciri Pembelajaran Tematik terpadu

Pembelajaran tematik terpadu berfungsi untuk memberikan kemudahan bagi peserta didik dalam memahami dan mendalami konsep materi yang tergabung dalam tema serta dapat menambah semangat belajar karena materi yang dipelajari merupakan materi yang nyata (kontekstual) dan bermakna bagi peserta didik.
Tujuan pembelajaran  tematik terpadu adalah:
a. mudah memusatkan perhatian pada satu tema atau topik tertentu;
b. mempelajari pengetahuan dan mengembangkan berbagai kompetensi muatan pelajaran dalam tema yang sama;
c. memiliki pemahaman terhadap materi pelajaran lebih mendalam dan berkesan;
d. mengembangkan kompetensi berbahasa lebih baik dengan mengkaitkan berbagai muatan pelajaran lain dengan pengalaman pribadi peserta didik;
e. lebih bergairah belajar karena mereka dapat berkomunikasi dalam situasi nyata, seperti bercerita, bertanya, menulis sekaligus mempelajari pelajaran yang lain;
f. lebih  merasakan manfaat dan makna belajar karena materi yang disajikan dalam konteks tema yang jelas;
g. guru  d…

Teknik Visualisasi Kreatif yang Benar

Motivasi Mindset - Visualisasi Kreatif adalah magic dalam arti sesungguhnya. Magic adalah memahami dan memposisikan diri selaras dengan prinsip-prinsip alam yang mengatur dan bekerja pada alam semesta, dan belajar untuk menggunakan prinsip-prinsip tersebut dengan cara sadar dan sekreatif mungkin.

Dengan memvisualisasikan kejadian, situasi, atau sebuah benda seperti mobil, rumah, kesehatan, kita menarik mereka kepada kita. Kita melihat apa yang kita inginkan dalam imajinasi dan ini akan terjadi. Ini seperti mimpi atau omong kosong. Tetapi sebenarnya ini adalah proses alami dari kekuatan pikiran (thoughts).

Bagaimana Creative Visualisasi Bekerja

Untuk memahami bagaimana Visualisasi Kreatif bekerja, adalah penting untuk melihat beberapa prinsip yang saling berhubungan:
Alam fisik adalah energi
Energi adalah magnet (energi sejenis akan menarik energi sejenis)
Bentuk fisik (physical energy) mengikuti ide (mental energy)
Apa pun yang kita berikan kepada alam semesta akan kembali kepada kita lagi

Em…