Skip to main content

Penggunaan Batu Kristal untuk Kesehatan

Motivasi Mindset - Saya mempunyai hobi mengoleksi batu kristal. Bersama seorang teman, saya sering mengunjungi tempat, toko, dan pameran batu kristal. Latar belakangnya adalah karena saya tertarik dengan energi kesehatan yang ada pada batu kristal tersebut. Saya bersama teman yang sehobi mempelajari dan mendeteksi energi yang ada pada bermacam-macam batu kristal, seperti batu amethyst, jade atau
giok, rutilite, rock crystal, citrine, ruby, sapphire, intan.

Kesimpulannya, memang ada kristal yang mempunyai energi penyembuh, tetapi sifatnya seperti obat. Jadi hanya digunakan selama sakit. Bila sudah sembuh, maka sebaiknya tidak digunakan lagi.

Salah satu kristal kesehatan yang pernah saya praktekkan adalah batu kristal amethyst. Suatu hari, saya berkunjung ke toko kristal langganan saya. Karena sudah kenal akrab dengan pemilik toko, kami pun mengobrol. Pemilik toko mengatakan bahwa salah seorang anak buahnya, remaja laki-laki, sebut saja namanya L, sering stres dan susah tidur. Pemilik toko minta tolong untuk diobati. Saya memeriksa kondisi energi L, dan memang energi Ether di bagian kepala sedang lemah. Kemudian saya memeriksa batu kristal yang sesuai, dan menemukan beberapa batu amethyst yang cocok untuk dia. Kemudian saya sarankan agar batu-batu tersebut dipegang dan diremas beberapa menit setiap hari. Ketika saya kembali lagi kira-kira 3 minggu kemudian, pemilik toko mengatakan bahwa si L sudah tidak stres lagi dan sudah bisa tidur. Jadi energi kesehatan pada batu amethyst tersebut dapat membantu energi elemen Ether pada si L.

Apakah Khasiat Kesehatan Batu Kristal Dan Apakah Boleh Dipakai Terus Menerus?

Saat ini sudah banyak dijual kalung kristal dan gelang kristal yang kabarnya dapat menyembuhkan penyakit. Apakah memang demikian?

Batu kristal seperti obat, jadi sebenarnya cukup dipakai sewaktu sakit. Bila sudah sembuh sebaiknya dilepas dan tidak dipakai lagi. Apakah ada alasannya? Ya. Ada. Batu kristal sebenarnya tidak memberikan energi kesehatan, tetapi membantu kelancaran energi 5 Elemen. Caranya adalah dengan mengambil energi elemen Bumi dari diri kita, dan kemudian dipakai untuk melancarkan energi 5 Elemen. Energi yang dilancarkan tergantung jenis batu kristal, misalnya :

Amethyst (ungu) : melancarkan energi elemen Ether (kepala leher), Udara (dada, tangan), Api (hati, pencernaan), Air (ginjal, reproduksi), Bumi (kaki)

Sapphire (biru) : melancarkan energi elemen Ether, Udara, Api, Air, Bumi

Giok (hijau) : melancarkan energi elemen Udara, Api, Air, Bumi

Citrine (oranye) : melancarkan energi elemen Air, Bumi

Ruby (merah) : melancarkan energi elemen Air, Bumi

Pola Energi Batu Kristal :

Pola energi dari batu kristal di atas akan menjadi seperti ini :

Amethyst & Sapphire : menarik energi elemen Bumi (kaki), mengalirkan ke Ether, Udara, Api, Air, dan kembali ke Bumi.

Giok : menarik energi elemen Bumi (kaki), mengalirkan ke Udara, Api, Air, Bumi.

Citrine & Ruby : menarik energi elemen Bumi (kaki), mengalirkan ke Air, kembali ke Bumi.

Energi Negatif Pada Kristal :

Kristal-kristal ini kita asumsikan mempunyai energi yang baik, sehingga dapat membantu melancarkan energi 5 Elemen. Mungkin saja terjadi, kristal yang kita gunakan ternyata masih mengandung energi negatif, sehingga justru dapat membuat kita sakit. Hal ini dapat terjadi, karena kristal bersifat menyerap energi, baik energi positif, maupun energi negatif. Bila kristal tersebut telah banyak menyerap energi negatif, maka hal ini akan mempengaruhi pemakainya. Biasanya energi kristal perlu dibersihkan dahulu dengan cara merendamnya pada air garam selama 1 hari.

Kristal Yang Tidak Cocok Untuk Kesehatan :

Selain itu, ada juga kristal yang memang tidak cocok untuk kesehatan. Intan yang merupakan kristal termahal, ternyata mempunyai energi yang kuat tetapi kaku, sehingga tidak cocok untuk kesehatan, tetapi hanya cocok untuk perhiasan. Oleh sebab itu, sebaiknya bila menggunakan intan, cukup menggunakannya sekali-sekali saja.

Mengapa Kristal Sebaiknya Tidak Digunakan Terus Menerus?

Dari penjelasan di atas, dapat dipahami mengapa sebaiknya tidak menggunakan kristal terus menerus. Sebab bila digunakan terus menerus, energi elemen Bumi dalam diri kita akan digunakan terus, sehingga lama-kelamaan akan berkurang, dan dapat menyebabkan sakit kaki.

Kalung Dan Gelang Kesehatan :

Saat ini kita juga sering ditawari kalung atau gelang kesehatan yang kabarnya berkhasiat untuk kesehatan. Saya juga punya. Apakah memang berkhasiat? Pada dasarnya, kalung dan gelang kesehatan tersebut dibuat dari batu kristal. Oleh sebab itu, kalung dan gelang kesehatan juga mempunyai sifat-sifat kristal. Jadi memang bisa menyembuhkan, dengan cara melancarkan aliran energi 5 Elemen. Tetapi energi yang digunakan untuk melancarkan energi 5 Elemen ini diambil dari elemen bumi pada diri kita. Jadi bila dipakai dalam jangka panjang, akan menyebabkan energi elemen Bumi berkurang sehingga dapat menyebabkan sakit kaki.

Popular posts from this blog

Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Kurikulum 2013

B. KOMPETENSI INTI
Rumusan Kompetensi inti menggunakan notasi berikut ini.
1. Kompetensi Inti-1 (KI-1) untuk kompetensi inti sikap spiritual.
2. Kompetensi Inti-2 (KI-2) untuk kompetensi inti sikap sosial.
3. Kompetensi Inti-3 (KI-3) untuk kompetensi inti pengetahuan.
4. Kompetensi Inti-4 (KI-4) untuk kompetensi inti keterampilan.
Uraian tentang Kompetensi Inti untuk jenjang Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah Kelas IV adalah sebagai berikut.
1. Menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya.
2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya.
3. Memahami pengetahuan faktual denagn cara mengamati dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, di sekolah dan tempat bermain.
4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis, dalam gerakan yang mencerminkan …

Fungsi, Tujuan, dan Ciri-ciri Pembelajaran Tematik terpadu

Pembelajaran tematik terpadu berfungsi untuk memberikan kemudahan bagi peserta didik dalam memahami dan mendalami konsep materi yang tergabung dalam tema serta dapat menambah semangat belajar karena materi yang dipelajari merupakan materi yang nyata (kontekstual) dan bermakna bagi peserta didik.
Tujuan pembelajaran  tematik terpadu adalah:
a. mudah memusatkan perhatian pada satu tema atau topik tertentu;
b. mempelajari pengetahuan dan mengembangkan berbagai kompetensi muatan pelajaran dalam tema yang sama;
c. memiliki pemahaman terhadap materi pelajaran lebih mendalam dan berkesan;
d. mengembangkan kompetensi berbahasa lebih baik dengan mengkaitkan berbagai muatan pelajaran lain dengan pengalaman pribadi peserta didik;
e. lebih bergairah belajar karena mereka dapat berkomunikasi dalam situasi nyata, seperti bercerita, bertanya, menulis sekaligus mempelajari pelajaran yang lain;
f. lebih  merasakan manfaat dan makna belajar karena materi yang disajikan dalam konteks tema yang jelas;
g. guru  d…

Teknik Visualisasi Kreatif yang Benar

Motivasi Mindset - Visualisasi Kreatif adalah magic dalam arti sesungguhnya. Magic adalah memahami dan memposisikan diri selaras dengan prinsip-prinsip alam yang mengatur dan bekerja pada alam semesta, dan belajar untuk menggunakan prinsip-prinsip tersebut dengan cara sadar dan sekreatif mungkin.

Dengan memvisualisasikan kejadian, situasi, atau sebuah benda seperti mobil, rumah, kesehatan, kita menarik mereka kepada kita. Kita melihat apa yang kita inginkan dalam imajinasi dan ini akan terjadi. Ini seperti mimpi atau omong kosong. Tetapi sebenarnya ini adalah proses alami dari kekuatan pikiran (thoughts).

Bagaimana Creative Visualisasi Bekerja

Untuk memahami bagaimana Visualisasi Kreatif bekerja, adalah penting untuk melihat beberapa prinsip yang saling berhubungan:
Alam fisik adalah energi
Energi adalah magnet (energi sejenis akan menarik energi sejenis)
Bentuk fisik (physical energy) mengikuti ide (mental energy)
Apa pun yang kita berikan kepada alam semesta akan kembali kepada kita lagi

Em…