PENGERTIAN MAKROKOSMOS

Makrokosmos adalah alam yang lebih bersifat “berjamaah” dan “sinergis”, saling ketergantungan, saling mempengaruhi, dan saling terkait erat,

Makrokosmos bekerja dengan taat sesuai “kontrak” yang telah dibuatnya di hadapan Tuhan-Nya. Alam Makro ini bergerak “apa adanya” dan “otomatis”. Jika kita memperlakukannya dengan perlakuan X maka akan berakibat Y dan seterusnya. Memang sudah demikian terprogram tanpa adanya praktek pilih kasih.

Artinya siapa pun yang bekerja dan hidup sesuai dengan keteraturan yang ada di alam Makro (Maaf, walaupun mungkin saja ia tidak ber-Tuhan, atau ia ber-Tuhan tapi tidak beragama), maka kehidupannya akan semakin ringan dan tenang. Dan barang siapa yang “melanggar” aturan yang ada di Makrokosmos maka ia akan celaka di dunia ini.

Contoh, dalam aturan Makrokosmos disebutkan bahwa apapun benda yang memiliki massa, yang dilepas dari ketinggian tertentu maka ia akan terjatuh. Walaupun “benda” tersebut adalah seorang manusia yang rajin pergi ke masjid, tetap saja secara dia akan terjatuh ketika ia melompat atau terlepas dari ketinggian gedung lantai sepuluh. Dia tidak akan terbang.

Popular posts from this blog

Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Kurikulum 2013

Fungsi, Tujuan, dan Ciri-ciri Pembelajaran Tematik terpadu

Teknik Visualisasi Kreatif yang Benar