Friday, May 29, 2015

Solusi Untuk Peserta Didik Yang Dihapus Dari Dapodikdas

Kami teruskan informasi dari http://al-maududy.blogspot.com semoga bermanfaat untuk teman-teman operator dapodik.
Selasa, 19 Mei 2015 melalui FP Info Pendataan DItjen Dikdas mengeluarkan pengumuman yang berbunyi:

 “Sistem mendeteksi siswa yang berganda terdaftar lebih dari 1 x di sekolah yang sama atau pun berbeda, hal ini banyak disebabkan kebanyakan siswa mutasi tapi tidak dikeluarkan dari sekolah asalnya.
bagi yang mendapatkan sms di bawah ini , artinya ada siswa yang di hapus di sistem karena hal diatas, kaitannya dengan dana bos silakan koordinasi dengan sekolah asalnya karena tidak mungkin siswa sama terdaftar lebih dari 1 sekolah.

Dari data yang diumumkan terdetektsi 111.067 data siswa berganda atau terdaftar di sekolah lain dan datanya akan dihapus salah satu. Data yang yang dihapus adalah data sekolah tujuan.

Kasus seperti ini tentu saja sangat penting untuk diatasi terutama kaitannya dengan jumlah dana BOS yang akan diterima oleh sekolah. Bp. Yusuf Rokhmat menegaskan bahwa “Tidak Mungkin 1 Siswa Dibayarkan Dua Kali

Oleh karena Jika sekolah anda mengalami hal tersebut di atas, Bp. Yusuf  Rokhmat memberikan petunjuk  untuk melakukan claim dengan langkah sbb:
1. Cek di web dapo.dikdas siswanya hilang, atau cek pada file data siswa ganda yang sudah diumumkan dan dapat di download DI SINI atau DI SINI
2. Koordinasikan dengan Sekolah satunya siapa "pemilik resmi" siswa tersebut kaitannya dengan Dana Bos yang sudah di tutup tanggal 15 Mei setelah cleansing, karena Tidak mungkin 1 siswa di bayar 2 kali. Minta siswanya di mutasikan dari skolah asal (jika benar mutasi).
3. Kirimkan email ke salah satu helpdesk berikut ini :
    * sekretariat.dikdas@gmail.com
        * infopendataan.dikdas@gmail.com
        * koderegistrasi@gmail.com
        * pendataandikdas@gmail.com
        * dapodikdas2014@gmail.com,
        * synchelperdapodikdas2013@gmail.com (khusus kasus sinkronisasi)

Email yang dikirimkan paling tidak memuat :
1. Nama Sekolah ,
2. NPSN sekolah, yang pertama dan kedua
3. Alasan,
4."pemilik siswa" yang benarpya siapa. untuk di kembalikan ke sekolah tersebut.
5. Lebih afdol dan legal jika dibuatkan Surat resmi dari sekolah beserta tanda tangan Kepsek Sekolah pertama dan kedua + cap. Kemudian scan dan lampirkan surat tersebut di email.

Setelah ditindaklanjuti dari pusat (via balasan email) sekolah melakukan sync, Maka siswa yang dimaksud akan muncul dengan sendirinya.

Oleh karena itu diharapkan Kedepan, jika ada siswa mutasi, di sekolah asal jangan lupa di update registrasi siswa keluar pilih alasan MUTASI.

Program Guru Pembelajar 2016

Guru pembelajar merupakan program diklat Kemdikbud pasca UKG 2015 lalu dimana masih banyak nilai UKG nya yang di bawah standar. Istilah Guru...